AMBIVALENSI KEBIJAKAN LUAR NEGERI AMERIKA SERIKAT TERHADAP PROGRAM PENGEMBANGAN NUKLIR IRAN

rokhayati rokhayati

Abstract


ABSTRACT

 

Nuclear energy is an alternative source of natural resources are scarce existence. Iran is one of the countries that develop nuclear energy since 1957, but today, more and more nuclear issue has been raised internationally for the use of energy as a mass destruction weapon, Iran as a country which has nuclear development has judged violating peaceful nuclear proliferation. This research will discuss about Foreign Policy of USA which connected with Iran’s nuclear enrichment program and also about factors that influencing USA in implementing their foreign policy and what Iran does to anticipate the pressure from USA and its alliances in order to stop Iran’s nuclear program as the focus of this research. At the end, this research will try to figure out why Iran’s nuclear enrichment program got so much confrontation from USA. This research is using qualitative method with literature study technique.

 

Key words: Nuclear Proliferation, Foreign Politics, Ahmadinejad

 ABSTRAK

 

Nuklir merupakan sumber energi alternatif pengganti sumberdaya alam yang mulai langka keberadaannya. Iran merupakan salah satu negara yang mengembangkan energi nuklir sejak tahun 1957, namun dewasa ini, isu nuklir semakin diangkat di dunia internasional atas penggunaan energi tersebut sebagai senjata pemusnah massal, Iran yang sebagai negara pengembang nuklir dianggap telah melakukan pelanggaran proliferasi nuklir damai.. Tulisan  ini akan membahas mengenai kebijakan luar negeri Amerika Serikat berkenaan dengan program pengembangan nuklir Iran dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pemerintah Amerika Serikat dalam mengeluarkan kebijakan luar negerinya dan pada akhirnya tulisan ini akan mencari jawaban mengapa Program pengembangan nuklir Iran begitu ditentang oleh Amerika Serikat.

 

Kata kunci: Proliferasi Nuklir, Politik Luar negeri, Ahmadinejad.


Full Text:

PDF

References


DARTAR PUSTAKA

Buku

Coplin, William D (1990). Pengantar Politik Internasional. Bandung: CV. Sinar Baru.

Frankel, J. (1990). Hubungan Internasional. Jakarta: ANS Sungguh Barsaudara..

Gilpin, Robert. (1987). The Political Economy of International Relations.New Jersey: Princeton University Press.

Holsti, K.J. (1972). International Politics: A Framework for Analysis.Englewood Cliffs: N.J. Prentice Hall.

Holtsi, K.J. (1987). Politik Internasional : Kerangka Analisis. Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya.

Nurdy, Herry. (2006). Lobi Zionis dan Rezim Bush. Jakarta: Gema Insani Press.

Wuryandari, Ganewati (ed). (2011). Politik Luar Negeri Indonesia di

Tengah Arus Perubahan Politik Internasional. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Situs Internet

Admin Hubungan Internasional, “Realisme”, diakses dari http://globalsearch1.blogspot.com/2013/06/hubungan-internasional.html, pada 18 Maret 2013.

Anonym, “America‟s Misguided Nuclear Strategy”, diakses dari http://www.iht.com/articles/2006/03/07/opinion/edlevi.php, pada 2 November 2013

Anonym. “American Israel Public Affairs Committee” (on-line), diakses dari http://rightweb.irconline.org/profile/American_Israel_Public_Affairs_Committee,pada 20 Nopember 2013.

Anonym. “Foreign Policy-blames AIPAC for warmongering Iran bill” (on-line), diakses dari http://mondoweiss.net/2013/12/foreign-policy- warmongering.html, pada 15 Desember 2013.

Caruson, Kiki and Victoria A. Farrar Myers. 2007. “Promoting President‟s Foreign Policy Agenda: Presidential Use of Executive Agreements as Policy Vehicles” (online), dalam Political Research Quarterly vol.60, No.4 (Dec 2007), diakses dari http://www.jstor.org/stable/4623862, pada 17 September 2013.

Grimmet, Richard F. “Foreign Policy Roles of the President and Congress”, diakses dari http://fpc.state.gov/6172.htm, pada 3 November 2013.

Pidato George W. Bush ketika menyampaikan strategi baru untuk menyelesaikan konflik Iran, 10 Januari 2007, diakses dari http://www.whitehouse.gov/news/releases/2007/01/200702110-7.html, pada 3 Nopember 2013.

Richard F. Grimmet, “Foreign Policy Roles of the President and Congress”, diakses dari http://fpc.state.gov/6172.htm, pada 3 November 2013.

Sahimi, Mohammad. “Iran‟s Nuclear Program, Part I: it‟s History” (on- line), Payvand Iran News, diakses dari http://www.Payvand.com/ Payvand’sIranNews/ 03/oct/1015/html, pada 13 Oktober 2013.

Suryohadiprojo, Sayidiman. 12 Februari 2012, “Unilateralisme VS Multilateralisme”, diakses dari http://www.suarapembaruan.com/News/2004/02/12/, pada tanggal 3 November 2013.

Wadjidi, Farid. 15 April 2008, “Politik Luar Negeri Amerika Pasca Tragedi WTC”, diakses dari http://farid1924.wordpress.com/2008/04/15/politik- luarnegeri-amerika-pasca-%E2%80%98tragedi tc%E2%80%99/, pada tanggal 23 September 2013.




DOI: https://doi.org/10.52447/gij.v2i1.1675

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Editorial Office of Global Insight Journal:

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Gedung UTA'45 Jakarta Lantai 5

Jl. Sunter Permai Raya, Jakarta 14350