DIPLOMASI PUBLIK INDONESIA MELALUI BALI DEMOCRACY FORUM SEBAGAI BAGIAN DARI KEBIJAKAN POLITIK LUAR NEGERI INDONESIA

Yolla Angreini, Indrawati Indrawati

Abstract


ABSTRAK

Sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar, pengalaman Indonesia mempertahankan demokrasi dan keberhasilan Indonesia untuk bangkit setelah krisis adalah modal yang berharga yang harus dibagikan kepada negara lain. Demokrasi menjadi ikon dan salah satu asset diplomasi Indonesia, khususnya dalam diplomasi publik, disamping islam moderat, ekonomi progresif, masyarakat plural dan budaya beragam yang dimiliki Indonesia.  Penerapan diplomasi publik sangat ditentukan dari kesiapan Indonesia terhadap sistem demokrasi. Pada masa kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono demokrasi dan penegakan HAM merupakan bagian dari kebijakan politik luar negeri. Kebijakan ini didasari pada pemahaman Indonesia terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Maka dari itu gagasan besar untuk menyelenggarakan forum demokrasi dalam rangka mendorong pengembangan demokrasi dan juga mempromosikan demokrasi di kawasan Asia-Pasifik dan negara-negara diluar kawasan yakni melalui Bali Democracy Forum.

Kata Kunci: Bali Democracy Forum, Diplomasi Publik, Politik Luar Negeri

 

 

ABSTRACT

 

As the third largest democracy in the world, a country with the largest Muslim population, experience of Indonesia of maintaining democracy and success of Indonesia to rise after the crisis is valuable capital that must be distributed to other countries. Democracy has become an icon and one of diplomacy assets of Indonesia, especially in public diplomacy, besides moderate Islam, progressive economics, plural society and diverse cultures that Indonesia has. The application of public diplomacy is largely determined by readiness of Indonesia for a democratic system. During leadership of Susilo Bambang Yudhoyono democracy and human rights enforcement were part of foreign policy. This policy is based on Indonesia's understanding of Indonesia of human values. Therefore the big idea is to hold a democratic forum in order to encourage the development of democracy and also promote democracy in the Asia-Pacific region and countries outside the region, namely through the Bali Democracy Forum.

Keywords: Bali Democracy Forum, Public Diplomacy, Foreign Policy.


Full Text:

PDF

References


SUMBER BUKU:

Bakry, U. S. (2016). Metode Penelitian Hubungan Internasional. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.

Bruce Martin Russet, H. S. (1988). World Politics: The Menu for Choice. W.H Freeman and Co. New York.

D William, C. d. (1992). Pengantar Politik Internasional. CV. Sinar Baru. Bandung.

Gramae, G. (2003). Liberalization and Democratization in the Union and Russia.

Huda, N. (2010). Hukum Tata Negara Indonesia. Rajawali Pers. Yogyakarta.

Kelsen, H. (2006). Teori Umum Tentang Hukum dan Negara. Nuansa dan Penerbit Nusamedia. Bandung.

Manan, M. (2005). Gerakan Rakyat Melawan Elite. Resist Book. Yogyakarta.

Margaretha. (2014). Diplomasi. PT Gramedia. Bandung.

Mashad, D. (2008). Politik Luar Negeri Indonesia Era Reformasi. Pustaka Pelajar. Jakarta.

Mas'ud, M. (1994). Ilmu Hubungan Internasional: Disiplin dan Metodologi. LP3ES. Jakarta.

Moleong, L. J. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif . PT Remaja Rosdakarya. Bandung.

Nimmo, D. (2006). Komunikasi Politik Khalayak dan Efek. PT Remaja Rosdakarya. Bandung.

Porter, G. (2008). Indonesia After Reformation : The Prospect of Liberation and Democracy. Vintage Publishing. New York.

Rana, K. S. (2011). 21st Century Democracy. The Continuum Publishing. London.

Rezasyah, T. (2014). Transisi Penerapan Regulasi Baru di Hong Kong. CNN Indonesia.

Rosenau, J. N. (1976). World Politics: An Introduction. The Free Press. New York.

Rosenau, J. N. (1980). The Scientific Study of Foreign Policy. The Free Press. New York.

Roy, S. (2006). Diplomasi. PT Grafindo Persada. Jakarta.

Sukardi. (2004). Metodologi Penelitian Pendidikan. Bumi Aksara. Jakarta.

Tutik, T. T. (2010). Konstruksi Hukum Tata Negara Indonesia Pasca Amandemen UUD 1945. Kencana Predana Media Group. Jakarta.

Walliman, N. (2011). Reasearch Methods: The Basic. Routledge. New York.




DOI: https://doi.org/10.52447/gij.v5i1.3732

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Editorial Office of Global Insight Journal:

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Gedung UTA'45 Jakarta Lantai 5

Jl. Sunter Permai Raya, Jakarta 14350