Strategi Pengembangan UMKM Berbasis Agroindustri Melalui Program Desa Migran Produktif (Desmigratif) Dalam Rangka Perluasan Kesempatan Kerja

Yeni Nuraeni

Abstract


Tingginya minat masyarakat Indonesia untuk mencari peluang kesempatan kerja di luar negeri salah satunya disebabkan karena belum berkembangnya budaya wirausaha dikalangan masyarakat pedesaan walaupun potensi sumber sumberdaya alam khususnya sektor pertanian cukup berlimpah untuk pengembangan UMKM berbasis agroindustri. Salah satu terobosan yang dilakukan oleh Kementerian Ketenagakerjaan untuk memacu perkembangan UMKM di daerah kantong TKI adalah dengan program Desa Migran Produktif  melalui kegiatan pengembangan usaha produktif dan pembentukan koperasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat potensi yang dimiliki daerah yang menjadi lokus program desmigratif untuk mengembangan UMKM berbasis agroindustri. Penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif terhadap data primer dan data sekunder yang dikumpulkan melalui pengisian kuesioner dan wawacara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan dari 111 desa yang diambil menjadi sampel, sebagian besar memiliki potensi sumberdaya alam yang berlimpah untuk mengembangkan UMKM berbasis agroindustri. Untuk keberhasilan program desmigratif diperlukan strategi untuk dapat mengintegrasikan program-program lintas Kementerian/Lembaga sesuai dengan program prioritas nasional. Optimalisasi keberadaan mitra lokal yang bersedia bekerjasama untuk mengsukseskan program desmigratif menjadi kunci keberhasilan pengembangan UMKM berbasis agroindustri di daerah-daerah kantong TKI.

Keywords


UMKM, Desa Migran Produktif, Pengembangan Agroindustri

Full Text:

PDF

References


Almasdi Syahza. 2003. Rancangan Model Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pedesaan Berbasis Agribisnis Di Daerah Riau Modeling Of Economic Empowerment Of Rural Community Based On Agro-Business Activities In Riau. Jurnal Pembangunan Pedesaan. 3 (2) : 121-132.

Badan Pusat Statistik. 2015. Produk Domestik Bruto Atas Dasar Harga Konstan 2000 Menurut Lapangan Usaha 2015. Jakarta: BPS.

Badan Pusat Statistik. 2016. Penduduk 15 Tahun ke Atas yang Bekerja Menurut Lapangan Pekerjaan Utama 2015. Jakarta : BPS.

Bungaran Saragih. 2001. Membangun Sistem Agribisnis. Bogor.Yayasan USESE.

Dwiana Elis Ratnamurni. 2011. Kinerja Usaha Kecil Agroindustri Makanan Dan Minuman Di Jawa Barat . Portofolio. 8 (2) : 21 - 39

Rosadi, M.Yanuar J Purwanto, Surjono H. Sutjahyo, Bambang Pramudya. 2016: Sistem Pengembangan Kelembagaan Agroindustri Pada Skala Kecil Dan Menengah. Jurnal Sosial Ekonomi Pekerjaan Umum. 8 (2) : 123-131.

Sumodiningrat, G.2001 . Responsi Pemerintah Terhadap Kesenjangan Ekonomi. Jakarta. PT. Cipta Visi Mandiri

Vini Arumsari. Siti Syamsiar. 2011 . Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan Berbasis Agroindustri Lokal (Suatu Kajian Agroindustri Gula Kelapa Kristal di Kecamatan Kokap Kabupaten Kulon Progo Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta). Jurnal SEPA. 8 (1) : 35-41.

Wida Erlyna Riptanti, SP. MP. 2011. Potensi Umkm Berbasis Agroindustri Di Kabupaten Wonogiri Dan Strategi Pengembangannya Melalui Pembiayaan. Lembaga Penelitian dan pengabdian masyarakat Universitas Sebelah Maret.

Nuraeni Yeni. 2017. Identifikasi dan Analisis Potensi Desa di Daerah Kantong TKI Dalam Rangka Pelaksanaan Program Desmigratif. Jurnal Ketenagakerjan. 12 (2) : 139-157.




DOI: https://doi.org/10.52447/jam.v3i1.1220

Refbacks

  • There are currently no refbacks.