PENINGKATAN PENGETAHUAN PETAMBAK GARAM BERKAITAN DENGAN PEMANFAATAN AIR LIMBAH TAMBAK GARAM UNTUK PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PETAMBAK GARAM

Bayu Vita Indah

Abstract


Garam merupakan salah satu komoditas bernilai ekonomi di Indonesia, meskipun harganya selalu rendah pada tingkatan petambak garam, namun jika dilihat banyaknya impor garam yang masuk ke Indonesia, menjadi salah satu pengingat bahwa garam merupakan komoditas penting bagi negara. Jika melihat pada kondisi petambak garam, pendapatan petambak garam pada saat ini dipengaruhi oleh dua faktor utama yaitu produksi dan harga garam. Harga garam yang diterima oleh petambak garam  berada  dibawah harga  dasar yaitu Rp. 750.000  per ton  untuk  garam  kualitas 1  dan Rp. 550.000 per ton  untuk garam kualitas 2 (Peraturan Direktur Jenderal Perdagangan  Luar Negeri nomor 2/DAGLU/PER/5/2011). Kondisi tingginya harga garam yang akan diterima oleh petambak garam hanya pada saat garam tidak tersedia atau diluar musim garam. Penerapan  sistem  resi gudang telah dijalankan oleh petambak garam untuk mensiasati ketersediaan garam pada saat harga tinggi, meski masih terkendala dengan keterbatasan sarana penyimpanan serta pola hidup petambak garam yang menjual hasil langsung untuk pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari. Berdasarkan pada hasil temuan data dan informasi yang dilakukan oleh kegiatan penelitian PANELKANAS, terlihat bahwa air limbah tambak garam (bittern) merupakan potensi pendapatan yang dapat diperoleh petambak garam.

 

Kata Kunci: garam, petambak garam, bittern, pendapatan

Full Text:

PDF

References


Koeshendrajana, et al. (2014). Laporan Teknis Panel Kelautan dan Perikanan Nasional. Balai Besar Penelitian Sosial Ekonomi kelautan dan Perikanan. Jakarta.

Koeshendrajana et al. (2015). Laporan Teknis Panel Kelautan dan Perikanan Nasional. Pusat Penelitian Sosial Ekonomi kelautan dan Perikanan, Jakarta.

Manadiyanto dan Arthatiani, F.Y. (2011). Pemanfaatan Limbah Pembuatan Garam Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Petambak Garam di Pulau Madura. Diunduh di: http://pertanian.trunojoyo.ac.id/semnas/wp-content/uploads/PEMANFAATAN-LIMBAH-PEMBUATAN-GARAM-SEBAGAI-UPAYA-PENINGKATAN-PENDAPATAN-PETAMBAK-GARAM- DI-PULAU-MADURA.pdf

Nadia, M., M. Zainuri, dan Mahmud Effendy. (2015). Prototype Pupuk Multinutrient Berbasis Phospate Berbahan Dasar Limbah Garam (Bittern) sebagai Alternatif Solusi Penumbuh Pakan Alami. Jurnal Kelautan Universitas Trunojoyo Vol.8 No.2. Oktober 2015. ISSN 1907- 9931.

P3SDLP. (2013). Peluncuran Teknologi Pengolahan Limbah "Bittern" menjadi Padatan Magnesium dan Sistem Informasi Garam Rakyat (SITEGAR). Dapat dilihat di: http://p3sdlp.litbang.kkp.go.id/index.php/home/379-peluncuran-teknologi-pengolahan-limbah-bittern-menjadi-padatan-magnesium-dan-sistem-informasi-garam-rakyat-oleh-wakil-gubernur-jawa-timur


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright Pusat Penelitian Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Pengunjung

 

Hasil gambar untuk google scholar