SOSIALISASI DAGUSIBU DIDESA KERTAK HANYAR II, KECAMATAN KERTAK HANYAR, BANJARMASIN, KALIMANTAN SELATAN

Siti Rahmah

Abstract


Berbagai masalah kesehatan, khususnya terkait obat masih ditemui di masyarakat. Permasalahan terkait obat dapat dikarenakan masyarakat kurang paham tentang penggunaan dan penanganan obat dengan benar. Salah satu cara pengelolaan obat yang baik dan benar adalah dengan menerapkan program DAGUSIBU (DApatkan, GUnakan, SImpan, BUang). Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan warga Desa Kertak Hanyar II tentang macam-macam obat, bentuk sediaan obat, cara penggunaan obat, cara menyimpan dan membuang obat yang sudah tidak dipakai serta masyarakat mampu menerapkannya terutama tentang bagaimana mendapatkan menggunakan, menyimpan dan membuang obat dengan baik dan benar. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi DAGUSIBU rumah ke rumah (door to door) terhadap warga. Kegiatan ini dilaksanaksan di ditiga gang yaitu di Jl. A. Yani Km. 7,4 Gg. Lengkung Kaca, Gg. Al-Munawwarah, dan Gg. Norjanah RT.016 RW 001 Desa Kertak Hanyar II, Kecamatan Kertak Hanyar, Banjarmasin pada tanggal 20  Mei 2020. Dari hasil penyuluhan yang dilakukan didapat bahwa materi yang kami sampaikan dapat diterima baik oleh peserta dilihat dari presentasi pretest peserta benar menjawab yaitu 48,5% dan hasil post test yaitu 90,6%, sehingga dapat dikatakan bahwa materi yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh peserta. Kegiatan sosialisasi tentang DAGUSIBU berjalan dengan lancar, masyarakat sangat antusias dalam mendengarkan penjelasan dan aktif bertanya terkait penggunaan obat dan penanganannya.


Full Text:

PDF

References


PP IAI. Pedoman Pelaksanaan Gerakan Keluarga Sadar Obat, Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia; 2014.

Purwidyaningrum I, Peranginangin JM, Mardiyono M, Sarimanah J. Dagusibu P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) di Rumah dan Penggunaan Antibiotik yang Rasional di Kelurahan Nusukan. Journal of Dedicators Community. 2019;3(1):23–43.

Sambara J, Yuliani NN, Bureni Y. Tingkat pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang penggunaan obat yang benar di Kota Kupang Tahun 2014. Jurnal Info Kesehatan, 2014, 12(1), 684-702.

Harahap NA, Khairunnisa K, Tanuwijaya J. Patient knowledge and rationality of self- medication in three pharmacies of Panyabungan City, Indonesia. Jurnal Sains Farmasi & Klinis. 2017 May;3(2):186.

Pujiastuti.; Anasthasia.; Monica Kristiani. Sosialisasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) obat dengan benar pada guru dan karyawan SMA Theresiana I Semarang, Indonesian Journal of Community Services, 2019;1(1):56.

Suryoputri MW, Sunarto AM. Pengaruh edukasi dan simulasi DAGUSIBU obat terhadap peningkatan keluarga sadar obat di desa Kedungbanteng Banyumas. Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat. 2019;3(1):51-55.

Meriati NWE, Goenawi LR, Wiyono W. Dampak Penyuluhan Pada Pengetahuan Masyarakat Terhadap Pemilihan Dan Penggunaan Obat Batuk Swamedikasi Di Kecamatan Malalayang. Pharmacon. 2013;2(3):100–103.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.