ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA OBAT ANTIDIABETIK MONOTERAPI DAN KOMBINASI PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II PESERTA BPJS PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT ISLAM CEMPAKA PUTIH JAKARTA PERIODE 2018

Irfan Rivano Ramadhan

Abstract


Analisis Efektivitas biaya (CEA) merupakan metode farmakoekonomi yang digambarkan dalam rasio biaya-efektivitas agar dapat membantu pengambilan keputusan dalam memilih obat yang efektif secara manfaat dan biaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran biaya pengobatan antidiabetik monoterapi dan kombinasi di RSIJ Cempaka Putih. Metode yang digunakan crosssectional dengan design retrospektif menggunakan data sekunder berupa data rekam medik yang diambil dari instalasi rekam medik di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih. Sampel pada penelitian ini terdiri dari 210 pasien yang menggunakan antidiabetik monoterapi dan kombinasi. Hasil dari penelitian ini diperoleh nilai ACER yaitu nilai ACER monoterapi glibenklamid Rp. 128.900, metformin Rp. 2.223.361, novorapid® Rp. 3.102.347, lantus® Rp. 43.124, dan kombinasi Novorapid® + Lantus® Rp. 4.930.882 dan Lantus® + Novorapid® + Acarbose Rp. 42.884. Terapi antidiabetik monoterapi dan kombinasi yang paling cost-effective berdasarkan nilai ACER adalah monoterapi oral glibenklamid Rp. 128.900, monoterapi injeksi Lantus® Rp. 43.124, dan kobinasi Lantus® + Novorapid® + Acarbose Rp. 42.884.


Keywords


Diabetes Melitus tipe 2; Analisi Efektivitas biaya; RSIJ Cempaka Putih

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright Pusat Penelitian Fakultas Farmasi

Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Online ISSN : 2502-8413

 

Pengunjung