PEMANTAUAN TERAPI OBAT DEMAM TIFOID PADA PASIEN RAWAT INAP DI RSUD X

retno mumpuni

Abstract


Demam tifoid adalah penyakit demam akut yang disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella enterica khususnya turunannya, Salmonella typhi. Tujuan untuk mengetahui definisi, etiologi, patofisiologi, gejala serta cara penanganan dan pencegahan demam tifoid. Metode yang dilakukan yaitu observasi catatan medis Pasien dewasa Tn.Am, 5 hari dirawat di RSUD X pada tanggal 25 Februari 2019 dengan diagnosa demam tifoid dan mendapatkan terapi pengobatan sanmol 500gr, ceftriaxone inj 2gr, omeprazole inj 40 mg, dexametason 3mg/ml, ranitidine inj 25mg/ml dan infus RL. Pada kasus ini Tn. Am mendapatkan pengobatan duplikasi anatara ranitidine dan omeprazole, tetapi pada hari kedua obat ranitidine telah dihentikan.


Keywords


Demam tifoid; Pengobatan demam tifoid

References


Alba, S.; Bakker M. I.; Hatta, M. Risk Factors of Typhoid Infection in the Indonesian Archipelago. PLOS ONE.2016, 11(6).

Bula-Rudas, F.J.;Rathore, M.H.; and Maraqa, N.F. Salmonella Infections in Childhood. Advances In Pediatrics, 2015,62(1):29-58.

Naveed, A.; Ahmed, Z. Treatment of Typhoid Fever inChildren: Comparison of Efficacy of Ciprofloxacin with Ceftriaxone. European Scientific Journal, 2016, 12(6). ISSN: 1857 –7881 (Print) e -ISSN 1857-7431

OMS. Données épidémiologiques sur la typhoïde, rapport décembre,89, 2013, 545-560.

Drugs.com [homepage on the internet].c2019 [[diperbaharui 2019; diakses 2019 April 19]. Available from: https;//www.drugs.com/interactions-check.php?drug_list=1750-0,1991-0


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright Pusat Penelitian Fakultas Farmasi

Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Online ISSN : 2502-8413

 

Pengunjung