PEMANTAUAN TERAPI OBAT PASIEN DIABETES MELITUS NEUROPATIK DI RUMAH SAKIT TNI ANGKATAN LAUT DR. MINTOHARDJO

Sahat Saragi

Abstract


Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronik yang dapat menyebabkan beberapa komplikasi dan jumlah penderita DM akan semakin meningkat apabila tidak dilakukan strategi pengontrolan DM secara tepat. Komplikasi dari DM salah satunya adalah diabetes neuropatik perifer.Neuropati perifer adalah suatu gangguan saraf perifer, sensoris, motorik atau campuran yang biasanya simetris.Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kejadian diabetes neuropatik perifer antara lain peningkatan usia, lama menderita DM, dan rendahnya kontrol gula darah.Komplikasi mikrovaskular seperti neuropati dapat mengakibatkan gangguan pada kaki penderita diabetes mulai dari luka sampai kemungkinan terjadinya amputasi pada kaki atau tungkai.Keberadaan apoteker memiliki peran yang penting dalam mencegah munculnya masalah terkait obat. Apoteker sebagai bagian dari tim pelayanan kesehatan memiliki peran penting dalam pemantauan terapi obat (PTO). Terkait dengan penggunaan obat yang banyak pada pasien lanjut usia dengan penyakit kronis, penting sekali dilakukan pemantauan terapi obat (PTO) dengan tujuan mencapai terapi yang maksimal dan efek samping obat yang minimal.Dari hasil penelitian yang dilakukan, secara keseluruhan pengobatan yang diberikan kepada pasien selama perawatan di rumah sakit sudah tepat dan rasional.


Keywords


Diabetes mellitus, diabetes neuropatik, pemantauan kadar obat

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright Pusat Penelitian Fakultas Farmasi

Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Online ISSN : 2502-8413

 

Pengunjung