DARI HUTAN KE POLITIK STUDI TERHADAP EKOFEMINISME ALETA BAUN DI MOLLO-NTT

Benediktus Dalupe

Abstract


Artikel ini membahas model gerakan Aleta Baun dalam menolak pertambangan di Mollo, NTT dan kesinambungan perjuangannya di jalur politik. Gerakan Aleta menunjukkan perbedaan penting. Aksi penyelamatan lingkungan dan gerakan perempuan (ekofeminisme) yang dipimpinnya dilandasi dengan spirit kearifan lokal Timor. Dalam kearifan lokal Timor yang diyakini; batu, hutan, air, dan tanah bagaikan tubuh manusia (fatu, nasi, noel, afu amsan a‘fatif neu monit mansion). Tanah adalah ibarat daging, air ibarat darah, hutan ibarat urat nadi dan rambut, dan batu ibarat tulang. Narasi ini sangat kuat dalam menggerakkan perempuan di Mollo. Setelah berjuang 13 tahun dan berhasil mengusir korporasi tambang, Aleta terus mengorganisir perempuan dan masyarakat adat. Model gerakan yang bertahap, urgensi pengembangan komunitas adat, dan opsi politik formal, menjadi temuan yang berbeda dari studi-studi sebelumnya. Apa yang ditemukan dari kisah Aleta dapat dipertimbangkan sebagai model sukses bagi gerakan feminisme dan ekologi di mana pun di tingkat lokal.

Keywords


Politik, Ekofeminisme, Mollo, Aleta Baun

Full Text:

PDF

References


Asriani, Desintha D. “Perempuan Mollo Merawat Tubuh dan Alam” dalam Dewi Candraningrum

dan Arianti Ina Restiani Hunga (ed.). Ekofeminisme III: Tambang, Perubahan Iklim &

Memori Rahim. Yogyakarta: Jalasutra.

Blackburn, Susan. 2004. Women and the State in Modern Indonesia. UK: Cambridge

University Press

Curtin, Deane. 1999. Chinnagounder’s Challenge: The Question of Ecological

Citizenship. Indianapolis: Indiana University Press.

Gaard, Greta (ed). 1993. Ecofeminism: Women, Animals, Nature. USA: Temple University Press

Hasiman, Ferdy. 2014. Monster Tambang : Gerus Ruang Hidup Warga Nusa Tenggara Timur.

Jakarta: JPIC-OFM Press

Lahar, Stephanie.1991. Ecofeminist Theory and Grassroots Politics. Hypati 6 (1) : Spring

Mac Gregor, Sherilyn. 2004. From Care to Citizenship: Calling Ecofeminism Back to Politics.

Ethics & the Environment. 9 (1), pp. 56-84. Published by Indiana University Press. DOI:

1353/een.2004.0007

Mangilio, Ira D. 2015. “Bumi sebagai Tubuh Manusia: Studi Kasus Mollo Melawan Tambang”

dalam Dewi Candraningrum dan Arianti Ina Restiani Hunga (ed.). Ekofeminisme III:

Tambang, Perubahan Iklim & Memori Rahim. Yogyakarta: Jalasutra.

Manurung, Ria (et.al). 2002. Kekerasan Terhadap Perempuan Pada Masyarakat Multietnik.

Yogyakarta: : Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan Universitas Gadjah Mada.

Peluso, Nancy (et.al). 2008. Claiming the Grounds for Reform: Agrarian and Environmental

Movements in Indonesia. Journal of Agrarian Change, Vol. 8 Nos. 2 and 3, pp. 377–407.

https://doi.org/10.1111/j.1471-0366.2008.00174.x

Puspitasari, Dia. 2016. Gerakan Perempuan Melawan Korporasi Tambang: Studi Perspektif

Tambang di Pegunungan Kendeng Utara, Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah.

Skripsi. Surabaya: Universitas Airlangga.

Salleh, Ariel. 1997. Ecofeminism as Politics: Nature, Marx and the Postmodern.

London: Zed Books.

Sandilands, Catriona. 1999. The good-natured feminist : Ecofeminism and The Quest for

Democracy. USA: University of Minnesota Press

Sayuna, Inche Damaris P. 2000. Pola Penguasaan Tanah oleh Perempuan dalam Masyarakat

Tradisional di Timor Barat Propinsi Nusa Tenggara Timur. Tesis. Yogyakarta: Universitas

Gajah Mada.

Setiawan, Bayu (2004). Barries to Male Participation in Familly Planning in West Timor. AsiaPacific Population Journal, 19 (4).

Tronto, Joan C. 1993. Moral Boundaries: A Political Argument for an Ethic of Care. New

York: Routledge.

Warren, Karen J. 1997. Ecofeminism Women, Culture, Nature. USA: Indiana University Press

Warren, Karen J. (2000). Ecofeminist Philosophy: A Western Perspective on What It Is and Why

It Matters. Lanham, Maryland: Roman & Littlefield Publishers, Inc.

Apriando, Tommy. 2015. Babak Baru Perjuangan Penyelamatan Lingkungan Mama Aleta Lewat

DPRD NTT, 6 Januari 2015. Wawancara. Yogyakarta:

https://www.mongabay.co.id/2015/01/06/babak-baru-perjuangan-penyelamatan-lingkungan-mamaaleta-lewat-dprd-ntt/

Ariefana, Pebriansyah. 2017. Aleta Baun: Jangan-jangan Pemberi "Award" Pengkhianat

Lingkungan. Senin, 27 Maret 2017. Wawancara. Jakarta:

https://www.suara.com/wawancara/2017/03/27/070000/aleta-baun-jangan-jangan-pemberi-awardpengkhianat-lingkungan?page=all

Baun, Aleta. 2013. Pidato dalam pengenugerahan Goldman Environmental Prize.

https://www.youtube.com/watch?v=WnHvNpeQjTU

Baun, Aleta. Pidato dalam Kebudayaan Dunia 2016. http://bpan.aman.or.id/2016/10/ 13/inipidato-aleta-baun-yang-getarkan-forum- kebudayaan-dunia/

Radarbangsa.com. Aleta Baun, Perempuan Pejuang Indonesia Timur Masuk Jajaran Elit PKB. 29

Agusstus 2019. https://www.radarbangsa.com/news/19546/aleta-baun-perempuan-pejuangindonesia-timur-masuk-jajaran-elit-pkb

Romli, Mohammad Guntur. 2008. Aleta Baun: Perempuan yang Menyusui Batu dan

Mengasuh Tanah. Jurnal Perempuan, No. 57. Jakarta: Yayasan Jurnal Perempuan.

https://www.jurnalperempuan.org/tokoh-feminis/aleta-baun-perempuan-yang-menyusui-batu-danmengasuh-tanah

Sapariah Saturi dan Andi Fachrizal. Mama Aleta: Berjuang Mempertahankan Lingkungan,

Melawan Tambang dengan Menenun. Wawancara Mangobay Indonesia. Jakarta:

https://www.mongabay.co.id/2013/04/15/mama-aleta-berjuang-mempertahankan-lingkunganmelawan-tambang-dengan-menenun/

Feature VOA. Liputan: Aleta B'aun, Penerima Penghargaan Lingkungan Hidup 2013,

Mollo: https://www.youtube.com/watch?v=FhfmrGui7NQ

Rahma Hayuningdyah. 2017. Wawancara: Satu Indonesia Bersama Aleta Baun, Pejuang

Lingkungan Hidup dari Timor. Mollo. 1 Indonesia Net TV :

https://www.youtube.com/watch?v=3BxH_pu00XM

Najwa Shihab. 2015. Wawancara: Mata Najwa: Mereka yang Perkasa.

https://www.youtube.com/watch?v=i8q5_hfR35U

Tempo.co. “Masyarakat Adat Mollo Tolak Tambang Marmer”, 14 April 2006.

https://nasional.tempo.co/read/76169/masyarakat-adat-mollo-tolak-tambang-marmer

VIVAnews. “Aleta Baun, Perempuan Pahlawan Lingkungan dari NTT. 17 April 2013.

https://www.viva.co.id/indepth/fokus/405691-aleta-baun-perempuan-pahlawan-lingkungan-dari-ntt




DOI: https://doi.org/10.52447/polinter.v5i2.4056

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright Pusat Penelitian Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta


Indexed by :

 

Image result for garuda portal

ISSN 2406-7776

EISSN 2460-0903