AGAMA DAN POLITIK SEBAGAI KONSTRUKSI SOSIAL DI KABUPATEN HALMAHERA UTARA

Maimun Rahmat, Gloria Miagina Palako Djurubassa, Frets A. Goraph

Sari


Penelitian ini membahas tentang Agama dan Politik sebagai konstruksi sosial di Kabupaten Halmahera Utara. Menguatnya identitas etnis, agama dan kelompok ditengah masyarakat multi-kultural menyebabkan terjadinya konflik ditengah masyarakat dan dapat mengancam keutuhan NKRI. Hal ini juga di pengaruhi dengan menguatnya politik identitas ditengah masyarakat yang erat kaitannya dengan persoalan relasi kekuasaan. Hal ini membuat konstruksi sosial mengenai agama memiliki signifikansi untuk memobilisasi tujuan-tujuan politik. Dengan menggunakan metode kualitatif, Penelitian ini mencoba untuk melihat agama sebagai konstruksi sosial yang dapat memfasilitasi kepentingan-kepentingan artikulatif, meskipun di sisi lain juga dimobilisasi untuk tujuan politik praktis. Hasil penelitian ini menemukan bahwa persoalan agama dan politik sebagai konstruksi sosial masyarakat Kabupaten Halmahera Utara menunjukkan adanya suatu pola interaksi yang bersifat assosiatif. Dimana ada kerja sama, asimilasi dan juga akomodasi, sifat-sifat tersebut tercermin dalam proses berinteraksi antara komunitas Muslim dan Kristen di Kabupaten Halmahera Utara.


Kata Kunci


Agama, Politik, Konstruksi Sosial, Konflik

Teks Lengkap:

PDF (English)

Referensi


Ali, Mukti, Agama dan Pembangunan di Indonesia, Jakarta: Depag RI, 2012

Asy – Syannawi, Fahmi, Politik, Bandung ; Pustakasetia, 2016

Budiarjo,Meriam, Dasar-dasar Ilmu Politik, Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama, 2019

Clion K. Labada, Asal Usul dan Eksistensi Hibua Lamo dalam Makalah tahun 2007

Cook, Michael, “Jesus from The Other Side of History: Christology in Latin America, ” Journal Current Theology, Vol. 44, No. 2.

Dabashi, Hamid, Islamic Liberation Theology, London: Routledge, 2018.

Dadang, Sosiologi Agama, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2020

Engineer, Asghar ‘Ali, Islam & Teologi Pembebasan, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2019.

Haryanto, Sistem Politik, Suatu Pengantar, Yogyakarta: Liberty, 2012 Hendropuspito, Sosiologi Agama, Yogyakarta: PT. Kanisius, 2019

Isjwara, F. S. H. LLM, Pengantar Ilmu Politik, Bandung: Dhiwantara,

Madjid, Nurcholis, Masyarakat Religius, Jakarta: Paramadina, 2017

Mulyana, Deddy, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2012

Natalie, “Evaluasi Kritis terhadap Doktrin Gereja dari Teologi Pembebasan,” Jurnal Veritas, Vol. 1, No. 2, 2000.

Nickoloff, James, “Church of The Poor: The Ecclesiology of Gustavo Gutierrez,” Journal Theological Studies, Vol. 54, No. 1, 1993.

Novri Susan, Sosiologi Konflik Isu-Isu Konflik Kontemporer, (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2009

Petras, James, Social Movement in Latin America, New York: Palgrave, 2011.

Piotr Sztompka, Sosiologi Perubahan Sosial, (Jakarta: Prenada Media Group,2008).

Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, 2019

, Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan dan Pedoman Umum Pembentukan Istilah, Banding: CV. Pustaka Setia, 2016

Soerjono Soekanto, Sosiologi Suatu Pengantar, (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2019).

Suhelmi, Ahmad., Pemikiran Politik Barat, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2007.

Syafiie, Inu Kencana, Ilmu Poilitik, Jakarta: PT. Rineka Cipta, cet. XV, 2017

Turner, S. Baryan, Agama dan Teori Sosial, Yogyakarta: IRCiSoD, 2013

Veeger, K.J., Realitas Sosial, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2013

Wahono, Nitiprawiro, Teologi Pembebasan, Yogyakarta: LKiS, 2000.




DOI: https://doi.org/10.52447/polinter.v8i2.6741

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.