Strategi Indonesia Dalam Merespon Pelemahan Pengaruh Amerika Serikat Dan Peningkatan Pengaruh Tiongkok Dalam Bidang Ekonomi

Carmela Andrena

Abstract


 Indonesia adalah salah satu ekonomi terbesar di ASEAN dan memiliki potensi besar dalam berbagai sektor, termasuk manufaktur, digital, dan sumber daya alam. Sebagai kekuatan ekonomi terbesar di kawasan, Indonesia memiliki kepentingan strategis untuk menjaga keseimbangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok, demi menghindari ketergantungan penuh pada salah satu pihak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan melemahnya pengaruh Amerika Serikat di Indonesia dan mengeksplorasi strategi Tiongkok dalam memperkuat posisinya di negara tersebut. Selain itu, penelitian ini ingin memahami bagaimana Indonesia menggunakan strategi hedging untuk menyeimbangkan hubungan dengan kedua kekuatan besar tersebut serta dampaknya terhadap stabilitas kawasan Asia Tenggara. Kebijakan proteksionis AS, seperti tarif impor tinggi dan persyaratan perdagangan yang ketat, mengurangi akses Indonesia ke pasar AS dan daya tarik investasi, mendorong Indonesia untuk mendiversifikasi mitra ekonomi. Tiongkok berhasil memperkuat pengaruhnya di Indonesia melalui berbagai strategi yang berfokus pada diplomasi ekonomi, kerja sama infrastruktur, dan soft power. Kesimpulan penelitan ini didapatkan bahwa posisi Indonesia dalam persaingan antara Amerika Serikat dan Tiongkok menunjukkan fleksibilitas dan ketahanan dalam menghadapi perubahan geopolitik global. Hasil penelitian ini mempertegas pentingnya strategi hedging bagi negara-negara yang berada dalam posisi serupa, di mana persaingan antara kekuatan besar bisa menjadi peluang sekaligus tantangan.


References


Anggreani, R. (2021). Terungkap! Alasan Luhut Pilih Investasi China Ketimbang Amerika Serikat. Bisnis.Com. https://ekonomi.bisnis.com/read/20210730/9/1424067/terungkap-alasan-luhut-pilih-investasi-china-ketimbang-amerika-serikat

Angreini, Y., & Indrawati, I. (2020). Diplomasi Publik Indonesia Melalui Bali Democracy Forum Sebagai Bagian Dari Kebijakan Politik Luar Negeri Indonesia. Global Insight Journal, 5(1), 39–58. https://doi.org/10.52447/gij.v5i1.3732

Arifin, K. L., Rahmadan, Y., & Internasional, H. (2024). Kebijakan Indonesia Menjadi Anggota Financial Action Task Force ( FATF ) Sebagai Kebijakan yang Rasional. 13(3), 449–464.

Avisena, M. I. R. (2024). Trump Disebut Beri Efek Negatif ke Indonesia. Metro TV. https://www.metrotvnews.com/read/b2lCVaoy-trump-disebut-beri-efek-negatif-ke-indonesia

Barrucho, L. (2024). Mengapa Timur Tengah penting bagi Amerika Serikat? BBC. https://www.bbc.com/indonesia/articles/cj7dk81v30ko#:~:text=Kepentingan ekonomi dan rute maritim,dan konflik di kawasan ini?

Brautigam, D. (2009). The Dragon’s Gift: The Real Story of China in Africa. Oxford University Press.

Castañeda, N. (2017). New Dependency?: Economic Links between China and Latin America. Issues and Studies, 53(1), 1–33. https://doi.org/10.1142/S101325111740001X

Dewi, I. D. A. I. S. (2023). Perbedaan Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat Era Donald Trump dan Joe Biden. Kumparan. https://kumparan.com/sunari-dewi/perbedaan-kebijakan-luar-negeri-amerika-serikat-era-donald-trump-dan-joe-biden-20LeOzdzsJg

Fauziyyah, M., Hidayat, T., & Panorama, A. D. (2024). The Cooperation Between Indonesia-China Through The Belt And Road Initiative (Bri) In Infrastructure Development In Indonesia In 2019-2023. Global Insights Journal : Jurnal Mahasiswa Hubungan Internasional, 1(1 SE-Articles). https://doi.org/https://doi.org/10.36859/gij.v1i1.2390

Fauziyyah, P. Z., & Paksi, A. K. (2023). Dampak Kerja Sama Indonesia-China Dalam Proyek Investasi Nikel Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kedua Negara. Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, 7(1), 86–105. https://doi.org/10.38043/jids.v7i1.4279

Ghifari, R. (2019). Dinamika Hubungan Indonesia dengan Amerika. Geotimes. https://geotimes.id/opini/dinamika-hubungan-indonesia-dengan-amerika/

Grehenson, G. (2025). Kebijakan Perang Tarif Donald Trump Berpotensi jadi Ancaman Ekonomi Global. Universitas Gajah Mada. https://ugm.ac.id/id/berita/kebijakan-perang-tarif-donald-trump-berpotensi-jadi-ancaman-ekonomi-global/

Interesse, G. (2024). China’s Investments in Indonesia: 2024 Outlook. ASEAN Briefing. https://www.aseanbriefing.com/news/chinas-investments-in-indonesia-2024-outlook/

International Monetary Fund. (n.d.). World Economic Outlook: Real GDP Growth (NGDP_RPCH). https://www.imf.org/external/datamapper/NGDP_RPCH@WEO/CHN/USA

Kang, D. C. (2009). Between balancing and bandwagoning: South Korea’s response to China. Journal of East Asian Studies, 9(1), 1–28. https://doi.org/10.1017/s1598240800002794

Kementerian Perdagangan RI. (2023). Pertemuan Bilateral Indonesia-Amerika Serikat, Mendag Zulkifli Hasan: Kedua Negara Sepakat Gelar Pertemuan TIFA pada 2024. Kementerian Perdagangan RI.

Khoirunnisa, K. (2022). Diplomasi Tiongkok Dalam Meraih Pengaruh Di Kawasan Asia Tenggara. Global Insight Journal, 7(2), 137–154. https://doi.org/10.52447/gij.v7i2.7230

Koga, K. (2018). The Concept of “Hedging” Revisited: The Case of Japan’s Foreign Policy Strategy in East Asia’s Power Shift. International Studies Review, 20(4), 633–660. https://doi.org/10.1093/isr/vix059

Kurniawan, M. A., Sari, D. N., & Fauziyah, N. (2024). Tinjauan Terhadap Kebijakan Ekonomi Tiongkok Sebagai Pemuncak Global: Analisis Perbandingan Dengan Amerika Serikat. Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, 3(1), 30–39. https://doi.org/10.18860/dsjpips.v3i1.6360

Kusumadewi, H., & Wiswayana, W. M. (2024). Multilevel Hedging for Middle-Regional Power: Indonesia Ascent Toward Powerhood Through Hedging. Indonesian Journal of International Relations, 8(2), 392–413. https://doi.org/10.32787/ijir.v8i2.591

Maudisha. (2024). Belt and Road Initiative dan Implikasinya Terhadap Tata Ekonomi dan Politik Global. Universitas Indonesia. https://www.ui.ac.id/belt-and-road-initiative-dan-implikasinya-terhadap-tata-ekonomi-dan-politik-global/

Mubah, A. S. (2019a). Indonesia’s Double Hedging Strategy toward the United States-China Competition: Shaping Regional Order in the Indo-Pacific? Issues and Studies, 55(4), 1–27. https://doi.org/10.1142/S1013251119400071

Mubah, A. S. (2019b). Strategi Indonesia Hadapi Kompetisi AS-China. Unair News. https://unair.ac.id/strategi-indonesia-hadapi-kompetisi-as-china/

Mursitama, T. N., & Ying, Y. (2021). Indonesia’s Perception and Strategy toward China’s OBOR Expansion: Hedging with Balancing. Chinese Economy, 54(1), 35–47. https://doi.org/10.1080/10971475.2020.1809816

Nasution, K. B. (2024). Alasan Indonesia Lebih Baik Kerja Sama Dengan Tiongkok Dibanding Dengan Amerika. Empiris.Id. https://www.empiris.id/opini/94495206/alasan-indonesia-lebih-baik-kerja-sama-dengan-tiongkok-dibanding-dengan-amerika?

Natalegawa, A., & Poling, G. B. (2024). U.S. and Chinese Soft Power and Influence in Southeast Asia. Center for Strategic & International Studies. https://www.csis.org/analysis/us-and-chinese-soft-power-and-influence-southeast-asia

Nur Mutia, R. T., & de Archellie, R. (2023). Reassessing China’s Soft Power in Indonesia: A Critical Overview on China’s Cultural Soft Power. Cogent Arts and Humanities, 10(1). https://doi.org/10.1080/23311983.2023.2178585

Nurdifa, R. A. (2023). RI-China Perkuat Kerja Sama Baterai Litium hingga Semikonduktor. Bisnis.Com. https://ekonomi.bisnis.com/read/20231204/257/1720873/ri-china-perkuat-kerja-sama-baterai-litium-hingga-semikonduktor

Pratama, A. (2020). Praktik Hedging dan Dampaknya Terhadap Superpower: Dalam Konteks Asia Pasifik. Jurnal Sentris, 1(1), 50–61. https://doi.org/10.26593/sentris.v1i1.4128.50-61

Pratiwi, D. R. & A. N. A. (2017). Slogan “ America First ” dan Dampaknya Terhadap Kinerja Perdagangan Indonesia “ PR ” Pemerintah Mendorong 40 Persen Subsidi KUR ke Sektor Produktif. Pusat Kajian Anggaran Badan Keahlian DPR RI, II, 16. https://berkas.dpr.go.id/puskajianggaran/buletin-apbn/public-file/buletin-apbn-public-26.pdf

Sesarianto, K. A. (2023). Mendayung (Memanipulasi Wacana) di Antara Dua Karang: Discursive hedging Indonesia dalam Indo-Pasifik. Hasanuddin Journal of International Affairs, 3(1), 55–67. https://doi.org/10.31947/hjirs.v3i1.25635

Sukmawan, D. I., & Pedrason, R. (2023). Assertively Hedging? Indonesia�s Motives and Practices in the South China Sea. Intermestic: Journal of International Studies, 7(2), 701. https://doi.org/10.24198/intermestic.v7n2.15

Sumarwan, A. (2024). Cina tetap jadi mitra strategis kebijakan ekonomi luar negeri Indonesia. The Conversation. https://theconversation.com/cina-tetap-jadi-mitra-strategis-kebijakan-ekonomi-luar-negeri-indonesia-241907

Tri Andika, M., & Nur Aisyah, A. (2017). Analisis Politik Luar Negeri Indonesia-China di Era Presiden Joko Widodo: Benturan Kepentingan Ekonomi dan Kedaulatan? Indonesian Perspective, 2(2), 161. https://doi.org/10.14710/ip.v2i2.18477

U.S. Department of State. (2024). FY2025 Budget: U.S. Global Funding Priorities. US. Department of State. https://www.state.gov/briefings-foreign-press-centers/fy25-budget-us-global-funding-priorities

U.S. Embassy Jakarta. (2023). Amerika Serikat dan Indonesia Tanda Tangani Pengaturan Kerja Sama Pertahanan. U.S. Embassy Jakarta. https://id.usembassy.gov/id/amerika-serikat-dan-indonesia-tanda-tangani-pengaturan-kerja-sama-pertahanan/

Umar, A. R. M. (2023). The rise of the Asian middle powers: Indonesia’s conceptions of international order. International Affairs, 99(4), 1459–1476. https://doi.org/10.1093/ia/iiad167

Wisnubroto, K. (2023). Indonesia dan Tiongkok Perkuat Kerja Sama dan Investasi, Apa Saja? Indonesia.Go.Id. https://indonesia.go.id/kategori/editorial/7686/indonesia-dan-tiongkok-perkuat-kerja-sama-dan-investasi-apa-saja?lang=1




DOI: https://doi.org/10.52447/gij.v10i1.8061

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Editorial Office of Global Insight Journal:

Fakultas Ekonomi, Bisnis dan Ilmu Sosial

Gedung UTA'45 Jakarta Lantai 4

Jl. Sunter Permai Raya, Jakarta 14350