Analisis Implementasi Coretax Sebagai Administrasi Perpajakan Di Sektor Perkebunan Kelapa Sawit
Abstract
Penelitian ini menganalisis implementasi Core Tax Administration System (CoreTax) sebagai instrumen administrasi perpajakan pada sektor perkebunan kelapa sawit yang memiliki kompleksitas fiskal tinggi. Dengan pendekatan kualitatif berbasis studi kasus, data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan Manajer Keuangan, Staf Akuntansi serta analisis laporan keuangan dan dokumen perpajakan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi CoreTax berada pada tahap transisi dimana sebagian kewajiban perpajakan seperti PPN, PPh Badan dan withholding tax telah terintegrasi, namun masih terdapat proses paralel dengan sistem manual. Hambatan utama yang teridentifikasi meliputi keterbatasan infrastruktur teknologi di wilayah Perkebunan kelapa sawit, rendahnya literasi digital pegawai akuntansi serta gangguan sistem yang mengakibatkan keterlambatan pelaporan. Perusahaan merespons hambatan tersebut melalui strategi adaptasi bertahap termasuk pelatihan internal, pendampingan konsultan pajak dan penerapan pencatatan ganda. Meskipun menghadapi kendala, penerapan CoreTax memberikan manfaat signifikan berupa peningkatan efisiensi waktu, akurasi pelaporan fiskal serta transparansi administrasi perpajakan. Temuan ini menegaskan bahwa digitalisasi perpajakan bukan sekadar perubahan teknis, melainkan proses sosio-teknis yang membutuhkan kesiapan organisasi dan penguatan kapasitas sumber daya manusia. Secara akademis penelitian ini memperkaya literatur akuntansi perpajakan dengan perspektif sektoral pada industri kelapa sawit, sedangkan secara praktis hasilnya memberikan rekomendasi bagi perusahaan dan pembuat kebijakan dalam mengoptimalkan pemanfaatan CoreTax untuk meningkatkan kepatuhan dan efektivitas administrasi fiskal di Indonesia.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)DOI: https://doi.org/10.52447/jam.v10i2.8797
Refbacks
- There are currently no refbacks.




