PENATALAKSANAAN PENYAKIT DIABETES MELLITUS TIPE 2 PADA PASIEN RAWAT INAP DI RSUD KOJA JAKARTA UTARA

Diana Laila Ramatillah, Aprilita Rinayanti, Hery Priambodo

Abstract


Diabetes mellitus adalah penyakit yang disebabkan oleh penurunan kadar hormon insulin yangdiproduksi oleh kelenjar pankreas yang mengakibatkan meningkatnya kadar glukosa dalam darah.Penurunan ini mengakibatkan glukosa yang dikonsumsi oleh tubuh tidak dapat diproses secarasempurna sehingga konsentrasi glukosa dalam darah akan meningkat. Diabetes Mellitus terbagimenjadi beberapa tipe, yaitu DM tipe 1, DM tipe 2, DM Sekunder dan DM gestasional. Gejala DMdiantaranya adalah: poliuria, polifagia, dan polidipsi. Pengobatan DM terbagi dalam 2 tipe yaitu: Antidiabetika Suntikan (DM tipe 1) dan Antidiabetika Oral (DM tipe 2). Diabetes mellitus dapat diobatimenggunakan antidiabetika yang diberikan secara parenteral (insulin) atau antidiabetika oral.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penatalaksanaan diabetes mellitus tipe 2 pada pasien rawatinap poli penyakit dalam di RSUD Koja Jakarta utara periode Mei – November 2013. Metode yangdigunakan adalah pengambilan data rekam medik dan kebermaknaannya secara statistik dianalisadengan menggunakan program SPSS17. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah laki-laki (52%)lebih banyak yang mengidap DM tipe 2 dibandingkan wanita (48%), dengan rentang usia pasienberkisar antara usia 40-60 thn (74%); penyakit penyerta yang paling banyak menyertai DM tipe 2 yangdiderita pasien adalah dispepsia (36%) dan hipertensi (14%); obat DM yang digunakan pada tatalaksanapenderita DM tipe 2 rawat inap adalah golongan biguanida (68%) dan golongan sulfonilurea (32%)dengan 72% pasien rawat inap diberikan terapi antidiabetika tunggal dan 28% kombinasi. nilai anovayg bermakna adalah metformin baik saat perawatan maupun setelah pulang, sedangkan sulfonylureadan kombinasi hanya bermakna saat perawatan saja.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright @ Pusat Penelitian Fakultas Farmasi

Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

 

Pengunjung