PENGARUH INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DAN PENGANGGURAN TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN DI INDONESIA

Balqis Sri Andini, Zulkifli Siregar, M. Sahnan M. Sahnan

Abstract


ABSTRAK

Studi ini meneliti bagaimana IPM dan pengangguran mempengaruhi tingkat kemiskinan Indonesia pada tahun 2014–2023. Data sekunder Badan Pusat Statistik (BPS) dan analisis regresi linier berganda SPSS digunakan dalam investigasi kuantitatif ini. Data studi menunjukkan bahwa IPM dan pengangguran mempengaruhi kemiskinan. Selama periode studi, rata-rata IPM adalah 68,22, pengangguran 6,79%, dan kemiskinan 14,98%. Normalitas, tidak adanya multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi ditemukan dalam data penelitian melalui uji asumsi konvensional. IPM memiliki efek negatif dan signifikan terhadap kemiskinan, tetapi pengangguran memiliki efek positif dan signifikan. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,875 menyiratkan bahwa IPM dan tingkat pengangguran mencakup 87,5% varians dalam tingkat kemiskinan, sedangkan 12,5% sisanya didorong oleh faktor eksternal yang tidak dimodelkan. Uji-t dan uji-F menunjukkan bahwa kedua faktor independen tersebut mempengaruhi kemiskinan secara individual dan kolektif. Model yang digunakan dalam karya ini cocok untuk menjelaskan hubungan HDI-pengangguran-kemiskinan Indonesia.

Kata kunci: Indeks Pembangunan Manusia, Pengangguran, Tingkat Kemiskinan

 

ABSTRACT

            This study examines how HDI and unemployment affect Indonesia's poverty rate in 2014–2023.  The Central Statistics Agency (BPS) secondary data and SPSS multiple linear regression analysis are used in this quantitative investigation.  Data study shows that HDI and unemployment affect poverty.  Over the study period, the average HDI was 68.22, unemployment was 6.79%, and poverty was 14.98%.  Normality, absence of multicollinearity, heteroscedasticity, and autocorrelation are found in the research data via the conventional assumption test.  The HDI has a negative and significant effect on poverty, but unemployment has a positive and significant effect.  The coefficient of determination (R²) of 0.875 implies that the HDI and unemployment rate account for 87.5% of the variance in poverty rates, while the remaining 12.5% is driven by external factors not modelled.  The t-test and F-test show that both independent factors affect poverty individually and collectively.  The model utilised in this work is suitable for explaining the Indonesian HDI-unemployment-poverty link.

Keywords: Human Development Index, Unemployment, Poverty Rate


Full Text:

PDF

References


Ahmad, S. & Kumar, M. (2016). The Role of Human Development in Poverty Alleviation in Developing Countries. Journal of Development Economics, 55(3), 107-119.

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Arsyad, L. (1999). Pengangguran dan Kemiskinan: Konsep dan Teori Pengaruhnya terhadap Pembangunan Ekonomi. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 12(1), 12- 25.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2014-2023). Statistik Pengangguran, Kemiskinan, dan Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2022). Statistik Angkatan Kerja Indonesia 2022. Jakarta: BPS.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2023). Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Pengangguran di Indonesia 2023. Jakarta: BPS.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2023). Jumlah Pengangguran di Indonesia Tahun 2014-2023. Jakarta: BPS.

Bank Dunia. (2004). Penyebab Kemiskinan dan Strategi Pengentasan Kemiskinan di Indonesia. Jakarta: Bank Dunia.

BPS (Badan Pusat Statistik). (2020). Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia 2020. Jakarta: BPS.

Fahrikaa, R., et al. (2020). Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia terhadap Tingkat Kemiskinan di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 20(3), 111-122.

Friedman, M. (2001). The Methodology of Positive Economics. Chicago: University of Chicago Press.

Ghozali, I. (2013). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 21. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Ginting, S., & Marwan, I. (2016). Analisis Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia terhadap Penurunan Tingkat Pengangguran dan Kemiskinan di Indonesia. Jurnal Ekonomi Makro, 24(3), 145-163.

Hussein, S. (2012). Pengaruh Pendidikan, Kesehatan, dan Pendapatan terhadap Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia. Jurnal Pembangunan Sosial, 10(1), 115-127.

Kuncoro, M. (2004). Ekonomi Pembangunan: Teori, Masalah, dan Kebijakan. Yogyakarta: Ekonisia.

Kuncoro, M. (2005). Pembangunan Ekonomi dan Kemiskinan: Analisis dan Kebijakan. Jakarta: Erlangga.

Kuncoro, M. (2007). Ekonomi Pembangunan: Teori dan Aplikasi. Edisi Ketiga. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Laporan Pembangunan Manusia. (2015). Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Strategi Pembangunan Berkelanjutan. Jakarta: UNDP Indonesia.

Lincolin Arsyad. (1999). Pengangguran dan Dampaknya Terhadap Kemiskinan di Indonesia. Jurnal Pembangunan Ekonomi, 12(1), 45-62.

Lutfi, M. A. (2015). Indeks Pembangunan Manusia: Ukuran Pencapaian Pembangunan Manusia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Mahmudi, M. (2017). Analisis Regresi: Metode dan Aplikasi untuk Penelitian Ekonomi dan Bisnis. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.

Mankiw, N. G. (2014). Makroekonomi (Edisi 7). Jakarta: Erlangga.

Mulyadi, A. (2012). Strategi Pengentasan Kemiskinan melalui Peningkatan Sumber Daya Manusia di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 20(2), 112- 124.

Mulyadi, M. (2012). Strategi Pengentasan Kemiskinan di Indonesia: Menyongsong Pembangunan yang Inklusif dan Berkelanjutan. Jakarta: Penerbit Salemba Empat.

Murtadho, Ali. (2008). Pengangguran dan Faktor-faktor Penyebabnya: Teori dan Empiris. Jurnal Ekonomi Indonesia, 45(2), 167-189.

Murtadho, Ali. (2008). Pengangguran dan Kebijakan Ekonomi di Indonesia. Buku Teori dan Aplikasi Ekonomi, 167-189.

Prawoto, D. (2008). Lingkaran Setan Kemiskinan dan Upaya Penanggulangannya. Jurnal Sosial dan Ekonomi, 56-68.

Okun, A. M. (1962). Potential Output and Unemployment. American Economic Review, 52(3), 447-479.

Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2010. Poverty Reduction and Sustainable Development in Indonesia. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.

Prasetyo, M. R. & Nugroho, Y. (2020). Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Peningkatan Kesejahteraan Sosial di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 25(4), 370-385.

Prawoto, P. (2008). Lingkaran Setan Kemiskinan dan Solusi Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat. Jurnal Pembangunan Sosial, 56-68.

Ragnar Nurske. (1958). The Vicious Circle of Poverty. In: Development Economics.

Santoso, S. (2010). Statistik untuk Penelitian: Pengolahan Data dengan SPSS dan Excel. Jakarta: Informatika.

Sayifullah, A., & Gandasari, T. R. (2016). Pandangan Sosial Demokrasi dan Neo- Liberalisme dalam Mengurangi Kemiskinan di Negara Berkembang. Jurnal Pembangunan Sosial, 13(1), 45-60.

Sharp, A., et al. (2010). Kemiskinan dan Ketidaksetaraan: Sebuah Analisis Multidimensional. Cambridge University Press.

Sharp, M., et al. (2010). Faktor Penyebab Kemiskinan: Akses terhadap Sumber Daya dan Modal. Journal of Poverty Studies, 69.

Sitanggang, E. (2020). Konsep dan Penerapan Indeks Pembangunan Manusia dalam Pembangunan Berkelanjutan. Jurnal Pembangunan Manusia, 225-235.

Sitanggang, S. (2020). Teori dan Konsep Pembangunan Manusia. Jurnal Pembangunan dan Sosial, 225.

Situmorang, R. A. (2018). Pengantar Ekonomi Pembangunan. Jakarta: Erlangga.

Sudarno, R. & Gunawan, W. (2015). Analisis Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Pengurangan Kemiskinan di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 21(1), 80-95.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Supriatna, A. (1997). Pembangunan dan Kemiskinan: Tinjauan dari Perspektif Sosial Ekonomi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Supriatna, M. (1997). Kemiskinan dan Ketidakberdayaan Ekonomi. Buku Teori Pembangunan dan Kemiskinan, 90.

Tanner, M. A. (2008). Applied Statistics: An Introduction to Regression and Analysis of Variance. New York: John Wiley & Sons.

Todaro, M. P. & Smith, S. C. (2015). Pembangunan Ekonomi: Teori dan Kebijakan (Edisi 12). Jakarta: Erlangga.

United Nations Development Programme (UNDP). (1996). Human Development Report 1996. New York: UNDP.

World Bank. (2020). Indonesia Economic Quarterly: Recovery Amidst Global Challenges. Washington, D.C.: World Bank Group.




DOI: https://doi.org/10.52447/mmj.v13i2.9146

Refbacks

  • There are currently no refbacks.