ANALISIS INTERAKSI OBAT PASIEN DIABETES MELITUS TIPE-2 DENGAN KOMPLIKASI HIPERTENSI DI INSTALASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT “X”

Salmaa Qoonitah, Ida Paulina Sormin

Abstract


Interaksi obat dalam peresepan dapat menjadi masalah serius dan berpotensi menyebabkan kegagalan terapi. Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit yang dapat terjadi komplikasi sehingga sering mendapatkan peresepan polifarmasi dalam terapinya yang cenderung dapat meningkatkan resiko terjadinya interaksi obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengobatan dan interaksi obat yang paling banyak terjadi pada pasien diabetes melitus tipe-2 dengan komplikasi hipertensi di instalasi rawat jalan Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih Periode Januari – Juni 2021 menggunakan metode penelitian deskriptif dan data dikumpulkan secara retrospektif menggunakan data rekam medis pasien di rumah sakit pada periode Januari – Juni 2021. Hasil menunjukkan bahwa gambaran pengobatan pada pasien dengan penggunaan 2-3 obat lebih banyak yaitu 56 orang (70%) dibandingkan dengan 4-5 obat yaitu 24 orang (30%), serta penggunaan antidiabetes dengan persentase terbanyak yaitu metformin (49,2%) dan penggunaan antihipertensi dengan persentase terbanyak yaitu amlodipine (50%). Interaksi obat yang paling banyak terjadi adalah interaksi obat metformin dan amlodipine yaitu sebanyak 46 (74%), serta interaksi obat terbanyak berdasarkan mekanismenya yaitu farmakodinamik sebanyak 58 (94%) dan berdasarkan tingkat keparahannya yaitu moderat sebanyak 62 (100%). Berdasarkan data yang telah didapatkan diketahui dari 80 pasien terdapat 51 pasien (64%) yang mengalami interaksi obat, dan 29 pasien (36%) tidak mengalami interaksi obat.


Keywords


Interaksi Obat; Diabetes Melitus; Hipertensi

References


ADA. Erratum. Classification and diagnosis of diabetes. Sec 2. In standars of Medical Care in Diabetes-2016. Diabetes Care. American Diabetes Association. 2016.

Perkeni. Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia 2019. PB PERKENI; 2019. 1–118 p.

Kemenkes RI. Laporan Nasional Riskesdas 2018. Jakarta; 2019. 1–628 p.

Rosyada A, Trihandini I. Determinan Komplikasi Kronik Diabetes Melitus pada Lanjut Usia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional. 2013;7(9):395–401.

Ariyanti DA, Goenawi LR, Tjitrosantoso HM. Kajian Penggunaan Obat Hipertensi Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II DI Instalasi Rawat Inap BLU RSUP Prof.DR.R.D.Kandou Manado Periode Bulan Januari-Desember 2010. Fakultas MIPA UNSRA. 2010;22–6.

Kusuma IY, Megasari PO, Sukiatno L. Identifikasi Potensi Interaksi Obat Pada Pasien Hipertensi: Studi Retrospektif Resep Polifarmasi di Apotek Karya Sehat Purwokerto. Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan dan Keperawatan. 2018;11:72–80.

Dobrică EC, Găman MA, Cozma MA, Bratu OG, Stoian AP, Diaconu CC. Polypharmacy in type 2 diabetes mellitus: Insights from an Internal Medicine Department. Medicina (Lithuania). 2019;55:1–10.

Handayani K, Saibi Y. Potensi Interaksi Obat Pada Resep Pasien Diabetes Melitus Rawat Jalan di RS X Jakarta Pusat. Pharmaceutical and Biomedical Sciences Journal. 2019;1(1):43–7.

Febriani R, Fitri M. Analisis Kejadian Hipertensi Pada Lansia Dengan Diabetes Melitus. Jurnal ’Aisyiyah Medika. 2019;4(3):265–73.

Soubra L, Nureddin H, Omar AG, Saleh M. Factors Associated With Hypertension Prevalence And Control Among Lebanese Type 2 Diabetic Patients. Int J Pharm Pharm Sci. 2016;8(10):153–9.

Imelda S. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Diabetes Melitus di Puskesmas Harapan Raya Tahun 2018. SCIENTIA JOURNAL. 2019;8(1):28–39.

Winta AE, Setiyorini E, Wulandari NA. Hubungan Kadar Gula Darah Dengan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Diabetes Tipe 2. Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery). 2018 Aug 27;5(2):163–71.

Rahmawaty A, Pratiwi Y. Kajian Drug Related Problems (DRPs) Interaksi Obat Dalam Peresepan Polifarmasi Pada Pasien Prolanis Di Fasilitas Kesehatan Dasar Dokter X Kabupaten Kudus. Cendekia Journal of Pharmacy. 2022;6(1):13–25.

Gumantara MPB, Oktarlina RZ. Perbandingan Monoterapi dan Kombinasi Terapi Sulfonilurea-Metformin terhadap Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Majority. 2017;6(1):55–9.

Ratnasari DA, Nurmainah, Andrie M. Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Pasien DM Tipe 2 di Rumah Sakit. Journal Syifa Sciences and Clinical Research (JSSCR). 2022;4(2).

Rosyadi A. Evaluasi Pola Peresepan Obat Pasien Hipertensi Dengan Diabetes Mellitus Pada Pasien Geriatri Pengguna JKN. Jurnal Bina Cipta Husada. 2022;18(2):45–58.

Melyandini, Setyaningsih I, Kunaedi A, Prihatini NEA. Analisis Interaksi Obat Potensial Pada Peresepan Pasien Kardiovaskuler Di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Majalengka. Jurnal Kesehatan Muhammadiyah. 2022;3(1):21–8.

Zulfa MI. Kajian Potensi Interaksi Obat Dalam Peresepan Antihipertensi Di Salah Satu Apotek Di Surabaya. Acta Holist Pharm. 2021;3(2):1–6.

Hayati B, Ariyani H, Ruslinawati. Potensi Interaksi Obat Pada Peresepan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Apotek X. Journal of Current Pharmaceutical Sciences (JCPS). 2020;3(2):249–55.

Drugs.com. Drugs Interaction Checker [Internet]. 2022 [cited 2022 Sep 28]. Available from: www.drugs.com/drugs_interactions.html

Micromedex.com. Drugs Interaction Checker [Internet]. 2022 [cited 2022 Sep 28]. Available from: www.micromedexsolutions.com

Refdanita, Sukmaningsih V. Potensi Interaksi Obat Pasien Diabetes Melitus Tipe-2 dengan Hipertensi di Rumah Sakit “X” Periode 2019. Jurnal Ilmu Kefarmasian. 2021;14(1):47–53.

Rahman H, Octavia TA. Kajian Interaksi Obat Metformin Pada Pasien Diabetes Mellitus. Jurnal Farmasetis. 2019;8(2):55–8.

Nurlaelah I, Mukaddas A, Faustine I. Kajian Interaksi Obat Pada Pengobatan Diabetes Melitus di Instalasi Rawat Jalan RSUD Undata Periode Maret-Juni 2014. Galenika Journal of Pharmacy. 2015;35:35–41.

Suriyapakorn B, Chairat P, Boonyoprakarn S, Rojanarattanangkul P, Pisetcheep W, Hunsakunachai N, et al. Comparison of potential drug-drug interactions with metabolic syndrome medications detected by two databases. PLoS One. 2019 Nov 1;14(11):1–10.




DOI: https://doi.org/10.52447/scpij.v6i2.6657

Refbacks

  • There are currently no refbacks.