UJI EFEKTIFITAS MANGIFERIN (C19 H18 O11) YANG DI ISOLASI DARI BUAH MAHKOTA DEWA (Phaleria macrocapha (scheff) Boerl,) SEBAGAI TABIR SURYA PADA TIKUS PUTIH (Spraguedawley)

Sumali Wiryowidagdo

Abstract


ABSTRAK

Tabir surya merupakan sediaan yang mengandung senyawa yang mampu menyerap dan memantulkan sinar ultraviolet secara spesifik dari matahari.Paparan radiasi berlebihan pada kulit dapat menimbulkan eritema (kemerahan pada kulit) dan pigmentasi (warna kegelapan pada kulit).Buah mahkota dewa (Phaleria macrocapha (scheff) Boerl,) memiliki kandungan senyawa benzofenon yaitu mangiferin (C19 H18 O11) memiliki ikatan rangkap terkonjugasi yang mampu menyerap secara spesifik radiasi sinar UV sebagai penyerap kimia (Chemical absorber). Penelitian ini  bertujuan untuk menguji efektifitas senyawa Mangiferin (C19H18O11) yang di isolasi dari buah mahkota dewa sebagai bahan tabir surya pada tikus putih (Sprague dawley) secara in-vivo dengan konsentrasi 12,5% ; 25% ; 50%. Parameter yang diuji yaitu Pengujian Efektifitas Tabir Surya Pada Tikus Putih secara in-vivo.Senyawa mangiferin (C19 H18 O11) yang diisolasi dari buah mahkota dewa (Phaleria macrocapha (scheff) Boerl,) mampu menyerap sinar UV secara efektif sehingga memiliki efektifitas sebagai tabir surya pada tikus putih jantan (Sprague dawley) pada konsentrasi25%.

Kata Kunci: Tabir Surya, Efektifitas Eritema, Persen, Sun Protector Factor (SPF)

ABSTRACT

Sunscreen is a preparation containing compounds that can absorb and reflect the ultraviolet rays specifically from the sun. Excessive exposure to radiation on the skin can cause erythema (redness of the skin) and pigmentation (darkness of the skin). Mahkota dewa fruit (Phaleria macrocapha (scheff) Boerl,) has a benzophenone compound which is mangiferin (C19 H18 O11) has a double bond conjugation that is capable of absorbing specifically UV radiation as a chemical absorbent. This study aims to test the effectiveness of Mangiferin (C19 H18 O11) compound which was isolated from the mahkota dewa fruit as sunscreen ingredients on white rats (Sprague dawley), in-vivo with a concentration of 12,5%; 25%, 50%. The parameters examined is Testing the Effectiveness of Sunscreen in White Rats in-vivo. The mangiferin (C19 H18 O11) compounds isolated from the mahkota dewa (Phaleria macrocapha (scheff) Boerl,) fruit able to absorb UV light effectively so that it has the effectiveness as a sunscreen, in-vivo in male white rats (Sprague dawley) at a concentration of 25%.

Keywords: Sunscreen, Erythema Effectiveness, Percent, Sun Protector Factor (SPF)


Full Text:

PDF

References


Dyah Ariesta, N dkk. 2014. Altivitas Pelindung Surya Secara In Vitro dan In Vivo Dari Ekstrak Daun sirsak. Universitas Indonesia Press, Jakarta.

Rinayanti, Aprilita. 2014. Studi Efek Antihipertensi Sepuluh Simplisia Dari Sembilan Tanoman Obat Indonesia Fokus Pada Penghambat Enzim Konversi Angiotensin (EKA). Disertasi Doktor S3, FMIPA, UniversitasIndonesia.

Soeratri, W., N. Ifansyah, Soemiati & Epipit.2005.'?enentuan Persentase Transmisi Eritema dan Pigmentasi Beberapa Minyak Atsiri". Jurnal Penelitian Berkala Hayati. 10. ll7-121.

Shovyana, H. dan Zulkarnain. 2013. Pltysical Stability and Activity of Cream W/O Etanolik Fruit Fxtract of Mahkoto Dewa As A Sunscreen.Traditional Medicine Journal, 18(2),2013. Universitas Gadjah Mada.

Saputra.2013.Formulasi Dasar Kosmetika Edisi kedua.Garandi Academic Press.33.

Wasitaatmadja, S.M., 2010, Penuntun llmu Kosmetik Medik, 119-1 20,Universitas Indonesia Press, J akarta.




DOI: https://doi.org/10.52447/inspj.v2i1.823

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright@ Pusat Penelitian Fakultas Farmasi

Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Online ISSN : 2502-8421

 

Pengunjung