Pengaruh Pemahaman Fungsi Pajak dan Manfaat Pajak Terhadap Sikap Nasionalisme Serta Dampaknya Terhadap Niat Menjadi Wajib Pajak yang Patuh

Erwin Bachtiar, Sihar Tambun

Sari


Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh pemahaman fungsi pajak dan manfaat pajak terhadap sikap nasionalisme serta dampak nya terhadap niat menjadi wajib pajak yang patuh. Penelitian kuantitatif merupakan jenis penelitian ini dengan pendekatan analisis jalur. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebar kepada 60 orang responden. Pengaruh langsung maupun tidak langsung antar variabel dianalisis dengan menggunakan bantuan software SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pemahaman fungsi pajak, manfaat pajak dan sikap nasionalisme berpengaruh secara langsung terhadap niat menjadi wajib pajak yang patuh. Sedangkan secara tidak langsung, variabel pemahaman fungsi pajak memiliki pengaruh terhadap niat menjadi wajib pajak yang patuh melalui sikap nasionalisme, namun variabel manfaat pajak tidak berpengaruh terhadap niat menjadi wajib pajak yang patuh melalui sikap nasionalisme. Selain itu,terdapat pengaruh antara variabel pemahaman fungsi pajak terhadap sikap nasionalisme, sedangkan manfaat pajak bagi negara tidak berpengaruh terhadap niat menjadi wajib pajak yang patuh, serta terdapat pengaruh antara sikap nasionalisme terhadap niat menjadi wajib pajak yang patuh.

Kata Kunci: Fungsi Pajak, Manfaat Pajak, Nasionalisme, Wajib Pajak Yang Patuh


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Daftar Pustaka

Asih, D. T., & Salman, K. R. (2011). Studi Kepatuhan Wajib Pajak dari Aspek Pengetahuan, Persepsi, dan Sistem Administrasi. The Indonesian Accounting Review, 1(1), 45-58. http://dx.doi.org/10.14414/tiar.v1i01.432

Blanthorne, C. (2000). The Role of Opportunity and Beliefs on Tax Evasion: A Structural Equation Analysis. Dissertation. Arizona State University

Lubis, A. S. (2015). Pengelolaan Sumber Penerimaan Pajak Sebagai Sumber Pendanaan Utama Dalam Pembangunan. Jakarta: Badan Pendidikan Dan Pelatihan Keuangan Kementrian Keuangan. https://tinyurl.com/y3ngv7yv

Basri, Y. M., Surya, R. A. S., Fitriasari, R., Novriyan, R., & Tania, T. S. (2014). Studi Ketidakpatuhan Pajak : Faktor Yang Mempengaruhinya (Kasus pada Wajib pajak Orang Pribadi yang terdaftar di KPP Pratama Tampan Pekanbaru). Simposium Akuntansi Nasional XV, XV, 1–34. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Gangl, K., Torgler, B., & Kirchler, E. (2016). Patriotism’s Impact on Cooperation with the State: An Experimental Study on Tax Compliance. Political Psychology, 37(6), 867–881. https://doi.org/10.1111/pops.12294

Muliari, N. K., & Setiawan, P. E. (2011). Pengaruh Persepsi Tentang Sanksi Perpajakan Dan Kesadaran Wajib Pajak Pada Kepatuhan Pelaporan Wajib Pajak Orang Pribadi Di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Denpasar Timur. Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Bisnis, 1–23. https://ojs.unud.ac.id/index.php/jiab/article/view/2641

Hadi, N., & Mahmudah, U. (2018). Pengaruh Kualitas Pelayanan Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak. AKTSAR: Jurnal Akuntansi Syariah, 1(2), 257. https://doi.org/10.21043/aktsar.v1i2.5222

Hardiningsih, P., & Yulianawati, N. (2011). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kemauan Membayar Pajak. Dinamika Keuangan Dan Perbankan, 3(1), 126–142. https://doi.org/ISSN: 1979-4878

Ngadiman, N., & Huslin, D. (2017). Pengaruh Sunset Policy, Tax Amnesty, dan Sanksi Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak (Studi Empiris di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Kembangan). Jurnal Akuntansi, 19(2), 225. https://doi.org/10.24912/ja.v19i2.96

Oktafiyanto, I., & Wardani, D. K. (2016). Pengaruh Pemahaman Wajib Pajak, Kesadaran Wajib Pajak, Dan Pelayanan Fiskus Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Bumi Dan Bangunan. Jurnal Akuntansi, 3(1), 41–52. https://doi.org/10.24964/ja.v3i1.43

Sari, E. P., & Nugraha, E. (2018). Kebijakan Akses Informasi Keuangan Terhadap Perilaku Wajib Pajak Dan Implikasinya Terhadap Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak. TEKUN: Jurnal Telaah Akuntansi Dan Bisnis, 9(1), 81–96. https://doi.org/10.22441/tekun.v8i1.2599

Mulya, A. S. (2020). Effectiveness Of Msap, Fiscus Services and Taxation Sanctions on Tax Obligation Compliance with Patriotism as Intervening Variables. JASa (Jurnal Akuntansi, Audit Dan Sistem Informasi Akuntansi), 4(1), 11–22. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Sari, V. A. P., & Fidiana. (2017). Pengaruh Tax Amnesty , Pengetahuan Perpajakan , Dan Pelayanan Fiskus Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak. Jurnal Ilmu Dan Riset Akuntansi, 6(2), 745–760.

Nazaruddin, I. (2019). The Role of Religiosity and Patriotism in Improving Taxpayer Compliance. Journal of Accounting and Investment, 20(1). https://doi.org/10.18196/jai.2001111

Siahaan, M. (2010). Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (Edisi Revi). Jakarta: Rajawali Pers.

Rahayu, S. K. (2010). Perpajakan Indonesia : Konsep dan Aspek Formal. Bandung: Graha Ilmu.

Tarjo, & Kusumawati, I. (2006). Analisis Perilaku Wajib Pajak Orang Pribadi Terhadap Pelaksanaan Self Assessment System: Suatu Studi di Bangkalan. JAAI, 10(1), 101–120. https://doi.org/10.4018/978-1-4666-6114-1.ch009

Zain, M. (2008). Manajemen Perpajakan. Edisi Ke-3). Jakarta: Salemba Empat




DOI: https://doi.org/10.52447/map.v5i2.4428

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.