Pelatihan dan Edukasi Penggunaan Aplikasi Breast Self Examination Sytem untuk Deteksi Dini terhadap Terjadinya Kanker Payudara di Puskesmas Tanjung Priok Pengalaman Peserta dalam Melakukan SADARI

Rajes Khana, Ulfah Fatmala Rizky, Khoirunnisa Khoirunnisa, Panji Wijonarko, Nurcahaya Nainggolan, Rabima Rabima, Rangki Astiani

Abstract


ABSTRAK

 Kematian yang disebabkan oleh kanker payudara menduduki urutan kedua di antara jenis kanker lainnya. Perempuan memiliki risiko yang sangat besar untuk terjangkit kanker payudara. Penanganan kasus kanker payudara akan lebih efektif jika penyakit tersebut terdeteksi sejak dini melalui metode SADARI (Periksa Payudara Sendiri). Namun demikian, masih banyak perempuan yang belum pernah melakukan metode SADARI untuk mendeteksi gejala kanker payudara. Penyebab utama kondisi tersebut adalah kurangnya pengetahuan, tingkat pendidikan, dan informasi tentang metode SADARI. Kegiatan pengabdian masayarakat ini bekerja sama dengan Puskesmas Kecamatan Tanjung Priuk yang mengundang kader-kader puskesmas di wilayah Puskesmas Kecamatan Tanjung Priuk. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan edukasi kepada masyarakat tentang penggunaan aplikasi web Breast-Self Examination (BSE) System untuk mendeteksi gejala kanker payudara secara mandiri. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil memperkenalkan masyarakat pada aplikasi web BSE System, yang mana aplikasi ini dapat membantu masyarakat untuk melakukan screening gejala-gejala kanker payudara secara mandiri, dan berkonsultasi dengan dokter secara daring tanpa harus merasa khawatir akan keamanan data yang dibagikan.

Kata Kunci: kanker payudara, SADARI, BSE System

 

ABSTRACT

 Death caused by breast cancer ranks second among other types of cancer. Women have a very large risk of contracting breast cancer. Handling cases of breast cancer will be more effective if the disease is detected early through SADARI (Periksa Payudara Sendiri) method. However, there are still many women who have never done the SADARI method to detect breast cancer symptoms. The main cause of this condition is the lack of knowledge, education level, and information about the BSE method. This community service activity is in collaboration with the Tanjung Priuk Subdistrict Community Health Center which invites puskesmas cadres in the Tanjung Priuk Subdistrict Community Health Center area. This activity aims to provide training and education to the public about the use of the Breast-Self Examination (BSE) System web application to independently detect breast cancer symptoms. The results of this community service show that this training has succeeded in introducing the community to the BSE System web application, this application can help the community to independently screen breast cancer symptoms, and doing online consult with doctors without having to worry about the security of the data being shared.

 

Keywords: breast cancer, SADARI, BSE System


Full Text:

PDF

References


Aeni, N., & Yuhandini, D. S. (2018). Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Media Video dan Metode Demonstrasi terhadap Pengetahuan SADARI. Jurnal Care, 6(2), 162–174. https://doi.org/10.33366/cr.v6i2.929

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). (2020). Laporan Survei Internet APJII 2019 – 2020 (Q2). Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). Diambil dari https://apjii.or.id/survei

Desanti, O. I., Sunarsih, I., & Supriyati. (2010). Persepsi Wanita Berisiko Kanker Payudara tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri Di Kota Semarang, Jawa Tengah. Berita Kedokteran Masyarakat, 26(3), 152–161.

Houghty, G. S., Veronika, M., & Florensa, V. A. (2018). Penyuluhan Deteksi Dini Kanker Payudara dengan Teknik SADARI bagi Karyawan Outsourcing di Universitas Pelita Harapan. Prosiding PKM-CSR, 1, 785–794.

Khana, R., Singh, M. M., Damanhoori, F., & Mustaffa, N. (2020). Breast Self-Examination System Using Multifaceted Trustworthiness: Observational Study. JMIR Medical Informatics, 8(9). https://doi.org/10.2196/21584

Kusumawaty, J., Noviati, E., Sukmawati, I., Srinayanti, Y., & Rahayu, Y. (2021). Efektivitas Edukasi SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) Untuk Deteksi Dini Kanker Payudara. ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 496–501. https://doi.org/10.35568/abdimas.v4i1.1177

Marfianti, E. (2021). Peningkatan Pengetahuan Kanker Payudara dan Ketrampilan Periksa Payudara Sendiri (SADARI) untuk Deteksi Dini Kanker Payudara di Semutan Jatimulyo Dlingo. Jurnal Abdimas Madani dan Lestari (JAMALI), 3(1), 25–31. https://doi.org/10.20885/jamali.vol3.iss1.art4

Pulungan, R. M., & Hardy, F. R. (2020). Edukasi “Sadari” (Periksa Payudara Sendiri) Untuk Deteksi Dini Kanker Payudara Di Kelurahan Cipayung Kota Depok. Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(1), 47–52. https://doi.org/10.33830/diseminasiabdimas.v2i1.756

Sari, P., Sayuti, S., Ridwan, M., Rekiaddin, L. O., & Anisa, A. (2020). Hubungan antara Pengetahuan dan Dukungan Tenaga Kesehatan dengan Perilaku Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) pada Wanita Pasangan Usia Subur (PUS). Perilaku dan Promosi Kesehatan: Indonesian Journal of Health Promotion and Behavior, 2(2), 31. https://doi.org/10.47034/ppk.v2i2.4132

Supriyatiningsih, Rachmanio, N., & Kurniawan, M. (2020). Pentingnya Pengetahuan SADARI sebagai Upaya Deteksi Dini Kanker Payudara. Prosiding Semnas PPM 2020, 1908–1913. https://doi.org/10.18196/ppm.39.115

The Global Cancer Observatory. (2021). Cancer Incident in Indonesia. International Agency for Research on Cancer, 858, 1–2. Diambil dari https://gco.iarc.fr/

World Health Organization. (2021). Breast Cancer. Diambil dari https://www.who.int/cancer/prevention/diagnosis-screening/breast-cancer/en/




DOI: https://doi.org/10.52447/berdikari.v5i1.5537

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM)

Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta


Pengunjung