MESIN PERONTOK PADI MENGGUNAKAN ENERGI SURYA SKALA USAHA KECIL MENENGAH UNTUK MASYARAKAT DI KABUPATEN SUBANG JAWA BARAT

Didit Sumardiyanto, Eko Nugroho Hadi Prasetyo

Abstract


Indonesia merupakan salah satu penghasil padi terbesar, namun untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional masih tidak mencukupi bahkan untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional indonesia masih harus mengimpor beras dari luar negri. Permasalahan kehilangan hasil pertanian masih banyak terjadi pada proses penangan pascapanen. Proses perontokan padi merupakan bagian dari pascapanen padi yang dapat dilakukkan dengan berbagai teknik dan berbagai jenis mesin perontok padi. Tujuan dari penelitian ini ialah merancang alat perontok padi menggunakan panel surya sebagai suplai energi listrik mandiri. Alat perontok padi dengan menggunkan panel surya ini menjadi dua bagian antara lain perontok padi dan dudukan panel surya yang terpisah, mempunyai spesifikasi sebagai berikut dengan dimensi perontok padi tinggi 110 cm, lebar 71 cm, panjang 75 cm, dengan drum perontok padi diameter 20 cm, panjang 62 cm, dan panjang gigi perontok 6 cm, untuk dudukan panel suya tinggi 70 cm, lebar  120 cm, panjang 100 cm, dengan bidang kemiringan panel surya 15˚. Dengan melakukan 3 kali uji coba menggunakan kecepatan putaran mesin 1400 rpm dengan varietas padi yang diuji yaitu Intani, IR 34, dan Inpago. Dari hasil pengujian menunjukkan bahwa hasil perontokan varietas Intani sebesar 99,1 kg/jam, varietas IR 34 sebesar 109,08 kg/jam, dan varietas Inpago sebesar 167,433 kg/jam.

 

Kata Kunci : Padi, Perontok padi, Panel surya


Full Text:

PDF

References


Alat, M., & Jerami, P. (2018). MODIFIKASI ALAT PERONTOK PADI ( POWER THRESHER ) MODIFICATION OF THE POWER THRESHER.

BPS. (2020). Statistik Luas Panen dan Produksi Padi. Berita Resmi Statistik, 2(16), 1–12.

Iqbal, Suhardi, & Nirisnawati, S. A. (2018). Uji Unjuk Kerja Alat Dan Mesin Perontok Multiguna. Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian Dan Biosistem, 6(1), 12–16.

Kuswoyo, A. (2017). PENGGERAK MESIN SEPEDA MOTOR. 4, 35–38.

Martini, N., Ramadani, T., Firmansyah, H., Studi, P., Mesin, T., & Teknik, F. (2019). Mekanika – jurnal teknik mesin. 5(1), 1–7.

Novianto, R. (2013). Perancangan mesin perontok padi yang portable dengan biaya terjangkau. Jurnal Riset Daerah, 33(3), 105–116.

Purwoto, B. H. (2018). Efisiensi Penggunaan Panel Surya Sebagai Sumber Energi Alternatif. Emitor: Jurnal Teknik Elektro, 18(01), 10–14. https://doi.org/10.23917/emitor.v18i01.6251

Ramadhan, M. G., Muttaqin, A., & Abidin, Z. (2017). Maximum Power Point Tracker ( MPPT ) Sebagai Metode Pemaksimalan Daya Solar Cell Untuk Charging Baterai Eco Solar Boat. 107–110.

Richard M Napitupulu, Sutan Simanjuntak, & Swardi Sibarani. (2017). PENGARUH MATERIAL MONOKRISTAL DAN POLIKRISTAL TERHADAP KARAKTERISTIK SEL SURYA 20 WP DENGAN TRACKINGSISTEM DUA SUMBU - Swardi Sibarani.

Roza, E., & Mujirudin, M. (2019). Perancangan Pembangkit Tenaga Surya Fakultas Teknik UHAMKA. Ejournal Kajian Teknik Elektro, 4(1), 16–30. http://download.garuda.ristekdikti.go.id/article.php?article=984946&val=11994&title=PERANCANGAN PEMBANGKIT TENAGA SURYA FAKULTAS TEKNIK UHAMKA

Samhuddin. (2018). Perencanaan Sistem Transmisi Alat Peniris Pada Mesin Pengering Helm. ENTHALPY-Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin PERENCANAAN, 3(1), 1–7.

Saputra, T. O., Anggoro, P. W., Atma, U., Yogyakarta, J., Wonogiri, K., Jawa, P., Pendahuluan, I., Organitation, A., Eromoko, K., & Wonogiri, K. (2016). Inovasi desain mesin perontok padi untuk meningkatkan efektifitas hasil panen [1,2]. 378–383.

Setiawan, A., Dharma, U. S., & Budiyanto, E. (n.d.). Pengaruh jenis bahan dan jumlah gigi perontok terhadap kinerja mesin thresher sebagai perontok padi.

SNI. (1989). Mesin perontok padi, Cara uji unjuk kerja. 1–5.

Sulistiaji, K. (2007). Buku Alat dan Mesin (alsin) Panen dan Perontokan Padi di Indonesia. 45.

Susanto, H. (2018). Rancang Bangun Mesin Panen Padi Mini Dua Lajur dengan Motor Penggerak Tenaga Surya. Prosiding Semnastek, 1–11.

Wandana, M. D. (2020). Rancang Bangun Alat Perontok Gabah Padi Berbasis Mikrokontroler ATmega 8535. 06(01), 306–321.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.