EFEKTIVITAS PENYULUHAN DAGUSIBU TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN LANSIA DALAM PENGELOLAAN OBAT DI POSYANDU UPT PUSKESMAS BROMO KOTA MEDAN
Abstract
Peningkatan angka penyakit kronis pada lanjut usia (lansia) berbanding lurus dengan meningkatnya penggunaan obat, namun rendahnya pengetahuan lansia mengenai pengelolaan obat yang benar berpotensi menyebabkan kesalahan penggunaan obat (medication error). Program DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat) dengan benar merupakan upaya edukatif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan obat yang rasional. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan lansia tentang DAGUSIBU melalui kegiatan penyuluhan di Posyandu UPT Puskesmas Bromo. Metode yang digunakan adalah penyuluhan edukatif disertai diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan lansia mengenai cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dengan benar. Penyuluhan meningkatkan pemahaman lansia mengenai DAGUSIBU. Lansia menjadi lebih sadar akan pentingnya membaca label, mengikuti dosis, dan membuang obat secara aman. Penyuluhan ini efektif meningkatkan kesadaran lansia dalam mengelola obat dengan benar di lingkungan keluarga. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung penggunaan obat yang rasional dan meningkatkan kualitas hidup lansia.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Direktorat Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Panduan pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di perguruan tinggi. Edisi XI. Jakarta: Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia; 2017. Available from: https://simlitabmas.kemdikbud.go.id
Hendraman C, Tobi B, Beno IS, Boli EB, Dewi K, Endah M. Penyuluhan DAGUSIBU: pengelolaan dan penggunaan obat yang baik dan benar di pantai bina lanjut usia Sentani. Mejuajua Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. 2024;2(2). Available from: https://journal.unimal.ac.id/index.php/mejuajua
Pramitaningastuti AS. Edukasi DAGUSIBU dan praktik penggunaan obat di SMA Citra Kasih Jakarta Barat. Jurnal DiMas. 2023;5(2):75–79. Available from: https://journal.uny.ac.id/index.php/dimas
Wahyuddin N, et al. Penyuluhan tentang DAGUSIBU (dapat, gunakan, simpan, buang) obat di Kecamatan Sanrobone. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat. 2022;3(1):1–7. Available from: https://journal.stikesmandala.ac.id/index.php/jmpm
Zulbayu LOMA, Nasir NH, Awaliyah N, Juliansyah R. DAGUSIBU education (get, use, save and dispose) medicines in Puasana Village, North Moramo District, South Konawe Regency. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat. 2021;2(2):40–45. Available from: https://journal.stikesmandala.ac.id/index.php/jmpm
Lubis SH, Hasanah F, Sudewi. Sosialisasi budaya sadar obat dengan implementasi DAGUSIBU pada masyarakat sekitar Lapangan Merdeka Binjai, Sumatera Utara. Mejuajua Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. 2023;2(2):48–51. doi:10.52622/mejuajuajabdimas.v2i2.68
Ikatan Apoteker Indonesia. Pedoman DAGUSIBU. Jakarta: Ikatan Apoteker Indonesia; 2020. Available from: https://iai.id
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Penggunaan obat rasional. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2019. Available from: https://www.kemkes.go.id
World Health Organization. Medication safety in older adults. Geneva: World Health Organization; 2017. Available from: https://www.who.int/publications/i/item/WHO-EMP-MAR-2017.11
Rasyadi Y, Marsellinda E, Ningsih W, Wahyuni F, Mahdawanci Y, et al. Peningkatan literasi dalam pengelolaan obat melalui sosialisasi DAGUSIBU di Nagari Painan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. 2025;5(2):148-155.
DOI: https://doi.org/10.52447/paj.v5i2.9391
Refbacks
- There are currently no refbacks.

