PENGARUH KECUKUPAN ASAM FOLAT TERHADAP PENDERITA KONGENITAL PADA BAYI BARU LAHIR DI RUMAH SAKIT PUSAT ANGKATAN DARAT GATOT SOEBROTO

Dhimas Aditya

Abstract


Kelainan kongenital merupakan kelainan yang terjadi dalam masa pertumbuhan janin di dalam rahim yang dapat mempengaruhi struktur, fungsi, atau pun metabolisme semenjak kehidupan intrauterus yang dapat diidentifikasi sebelum lahir dan saat lahir. Salah satu faktor risiko dari kelainan kongenital ialah faktor gizi. Faktor gizi yang tidak kalah penting dalam proses tumbuh kembang janin ialah asam folat. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian case control menggunakan dua kelompok penelitian. Subyek yang dipilih secara acak menggunakan random sampling. Penelitian dilakukan terhadap 25 responden ibu melahirkan bayi dengan kelainan kongenital dan 25 responden ibu melahirkan bayi tanpa kelainan kongenital. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan checklist kuesioner. Analisa data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan bahwa faktor kecukupan asam folat berperan penting terhadap kejadian kelainan kongenital dengan nilai p-value 0,001 dan nilai OR 4,510; 95% CI 2,338-9,190. Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah ibu yang kekurangan asupan asam folat mempunyai risiko 4,51 kali lebih besar untuk melahirkan bayi dengan kelainan kongenital.

Keywords


Kelainan Kongenital; Faktor Risiko; Asam Folat

References


Aditama, T. (2011). Rokok Dan Kesehatan. Jakarta: Universitas Indonesia (UI

Press)

Agustin, P.A., Mukono, J. (2015). Gambaran Keterpaparan Terhadap

Kucing Dengan Kejadian Toksoplasmosis Pada Pemelihara Dan Bukan

Pemelihara Kucing DI Kecamatan Mulyorejo, Surabaya. Jurnal

Kesehatan Lingkungan Vol. 8, No. 1 Januari 2015: 103–117

Almatsier, S. (2011). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka

Utama

Cunningham, F.G. (2012). Obstetri Williams Cetakan 23. Jakarta : EGC.

Darwanty, J., Antini, A. (2012). Kontribusi Asam Folat Dan Kadar

Haemoglobin Pada Ibu Hamil Terhadap Pertumbuhan Otak Janin Di

Kabupaten Karawang Tahun 2011. Jurnal Kesehatan Reproduksi Vol. 3, 2

Endriana, S.D, Indrawati, N.D., Rahmawati, A. (2012). Hubungan Umur Dan

Paritas Ibu Dengan Berat Bayi Lahir Di RB Citra Insani Semarang Tahun

Semarang: Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Universitas

Muhammadiyah 2012.

Hoffbrand. A.V., Pettit. J.E. (1999). Megaloblastic Anaemias And Other

Macrocytic Anemias. London: Blackwell Science.

Khattar, Divya, Awasthi. S., Dav, V. (2011) Residential Environment Tobacco

Smoke Exposure During Pregnancy And Low Birth Weigth Of Neonatus

Case Control Study In A Public Hospital in Lucknow, India. India:

Departemen of Pediatrics and Obstetrics and Gynecology.

Kristiyanasari, W. (2010). Asuhan Keperawatan Neonatus Dan Anak.

Yogyakarta: Nuha Medika.

Kristiyanasari, W. (2010). Gizi Ibu Hamil. Yogyakarta: Nuha Medika.

Maryanti, D., Sujianti, & Budiarti, T. (2011). Buku Ajar Asuhan Neonatus

Bayi dan Balita. Yogyakarta: Nuha Medika

Mc Kenzie S.B. (1996). Megaloblastic And Nonmegaloblastic Macrocytic

Anemias. Dalam: Textbook of Hematology. Baltimore: Williams &

Wilkins

Mc Laren. D.S., Burman D., Belton N.R., William A.D. Textbook Of Pediatric

Nutrition. London: WB Saunders.

Muslihatun. (2010). Asuhan Neonatus Bayi dan Balita. Yogyakarta:

Fitramaya.

Rukiyah., & Yulianti. (2010). Asuhan Kebidanan IV (Patologi Kebidanan).

Jakarta: TIM

Susilaningrum, R., Utami, S., Sukesi, Sulasmi, N. 2015. Kontribusi

Pekerjaan Dan Usia Ibu Terhadap Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah.

Jurnal Keperawatan. Vol III, 1.

Sutomo, B. (2009). Nutrisi Tepat Untuk Kecerdasan Anak. Info Boga

Waryana. (2010). Gizi Reproduksi. Yogyakarta: Pustaka Rihana

Wiknjosastro, H. (2007). Ilmu Kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka

Sarwono Prawiroharjo




DOI: https://doi.org/10.52447/scpij.v4i2.1849

Refbacks

  • There are currently no refbacks.