PENGARUH VARIASI SUHU PEMBAKARAN ABU CANGKANG SAWIT SEBAGAI BAHAN SUBTITUSI SEMEN TERHADAP WAKTU IKAT DAN KUAT TEKAN MORTAR

Mudiono Kasmuri, Dios Desti Harani

Abstract


Penelitian ini dilakukan dengan efek pengaruh variasi suhu pembakaran terhadap waktu ikat dan kuat tekan mortar. Abu sawit berasal dari proses pembakaran cangkang menjadi abu. Proses pembakaran ini menghilangkan kandungan kimia organic dan meninggalkan silika Oksida (SiO2) hingga 54,53% serta senyawa lainnya yang juga terdapat pada semen (Balai Riset dan Standardisasi Padang, 2015). Dari hasil penelitian menunjukan bahwa abu cangkang sawit mengandung unsur silika yang cukup besar, sehingga abu cangkang sawit ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan tambah atau subtitusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh limbah abu cangkang sawit sebagi bahan subtitusi semen terhadap waktu ikat dan kuat tekan mortar, metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan benda uji kubus ukuran 5x5x5 cm sebanyak 36 buah yang terdiri dari 9 benda uji mortar setiap variasi. Berdasarkan penelitian ini didapat hasil kuat tekan mortar maximum di umur 28 hari, mortar normal (MN)= 16,4 Mpa, mortar tanpa pembakaran (MS0)= 20,8 Mpa, mortar suhu pembakaran 600˚C (MS1)= 9,84 Mpa dan mortar suhu 700˚C (MS2)= 12,8 Mpa. Dan untuk hasil pengujian waktu ikat mortar, daya ikat mortar sangat lambat terdapat pada mortar suhu pembakaran 600˚C dan 700˚C dibandingkan waktu ikat pada mortar normal (MN) dan mortar tanpa pembakaran (MS0).

Full Text:

PDF

References


Anonim, 1990. Metode Pengujian Mortar Untuk Pekerjaan Sipil (SK SNI M-111-1990-03).

ASTM, Annual Books of ASTM Standars, USA. Pengujian Konsistensi Normal Semen dan Pengujian Waktu Ikat.

Balai Riset dan Standardisasi Padang, 2015. (Pengujian Karakteristik Abu Sawit)

Elhusna, Agustin Gunawan, Dofi Hendro Fogi. Perilaku Kuat Tekan Mortar Semen Pasangan dengan Abu Cangkang Sawit yang Dioven dan Tidak Dioven. Jurnal Inersia Vol.5 No.1 April 2013. Universitas Bengkulu.

Daryanto. 1994. Pengetahuan Teknik Bangunan,Rineka Cipta, Jakarta.

Lora M, Monita O, dan Edy S. Karateristik Fisis dan Mekanis Abu Sawit (Palm Oil Fuel Ash) dalam Geoteknik. Komposisi kimia abu sawit. Jurnal F Teknik Vol.3 No.1 Februari 2016.

Mulyono, T. 2003. Teknologi Beton, Andi Offset, Yogjakarta.

Nugraha, P., dan Antoni. 2007. Teknologi Beton. Universitas Kristen Petra, Surabaya.

Nuryono, Narsito, dan Astuti, E. 2004. Pengaruh Temperatur Pengabuan Sekam Padi terhadap Karakter Abu dan Silika gel Sintetik. Review Kimia, 7 (2), 67-81.

SNI 15 – 2049 -1994. Sement Portland. Badan Standarisasi Nasional. 2004.

SNI 03 – 6882 – 2002. Standar Mortar Berdasarkan Kekuatannya Untuk Sebuah Konstruksi.

SNI (Standar Nasional Indonesia). Pengujian Agregat Halus, Pembuatan Benda Uji dan Pengujian Kuat Tekan.

Tjokrodimuljo, K. 1996. Teknologi Beton, Nafigiri, Yogjakarta.

Winda, Monita dan Lita. Karakteristik Mortar Geopolimer Abu Sawit dengan Variasi Modulus Aktivator. Universitas Riau. 2013.




DOI: https://doi.org/10.52447/jkts.v4i1.1431

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright@ Pusat Penelitian Fakultas Teknik

Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

 

Pengunjung