PENAMBAHAN ZAT ADITIF PADA MORTAR FABA TERHADAP NILAI KUAT TEKAN MORTAR

Riche Uswatun Hasanah

Abstract


Mortar umumnya berbahan dasar pasir, air serta semen sebagai komponen pengikat. Namun saat ini mortar dapat dimodifikasi dengan memanfaatkan FABA (fly ash dan bottom ash). Terkadang, hasil modifikasi mortar membuat nilai kuat tekan mortar tidak sesuai yang diinginkan, oleh karenanya memberikan zat tambah kimia berupa Sikament LN menjadi pilihan guna mempercepat perolehan nilai kuat tekan yang optimal. Penelitian yang bersifat eksperimental ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan Sikament LN terhadap kuat tekan mortar FABA. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa penambahan Sikament LN dengan kadar persentase 0%, 0,5%, 1,5% dan 2,5% mempengaruhi nilai kuat tekan mortar FABA dengan nilai kuat tekan mortar untuk umur 14 hari sebesar 9,90 MPa, 10,90 MPa, 13,75 MPa dan 18,50 MPa. Sedangkan kuat tekan mortar FABA dengan kadar persentase Sikament LN yang sama pada umur 28 hari memperoleh nilai kuat tekan sebesar 11,55 MPa, 11,85 MPa, 16,85 MPa dan 20,45 MPa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kuat tekan optimal pada mortar FABA dengan penambahan Sikament LN baik pada umur 14 hari maupun 28 hari berada pada dosis 2,5%.


Keywords


bottom ash, fly ash, kuat tekan, mortar, Sikament LN

Full Text:

PDF PDF PDF

References


Andika, Y., & Dimalouw, J. D. (2021). Pengaruh Penggunaan Sikament LN Terhadap Pengurangan Jumlah Kadar Air dan Kuat Tekan Beton. Teknik Sipil Politeknik Saint Paul. Sorong., 7(2), 54–61. https://doi.org/https://doi.org/10.32531/jkar.v7i2.422

Arinata, A. S., Hidayat, M. T., & Wibowo, A. (2013). PENGARUH CAMPURAN KADAR BOTTOM ASH DAN LAMA PERENDAMAN AIR LAUT TERHADAP KUAT TEKAN PADA SILINDER. Teknik Sipil Universitas Brawijaya, 1–11.

BSN 03-6825-2002. (2002). Metode pengujian kekuatan tekan mortar semen Portland untuk pekerjaan sipil. Badan Standar Nasional Indonesia, 13.

Irianto, & Rochmawati. (2022). Studi Eksperimental Pengaruh Penggunaan Zat Aditif Terhadap Nilai Kuat Tekan Mortar. Paper Knowledge . Toward a Media History of Documents, 6(4), 150–156.

Pratama, S. R. (2019). Pengaruh Substitusi Fly Ash pada Bahan Pengikat Campuran Paving Block ditinjau dari Kuat Tekan, Keausan, dan Penyerapan Air. Jurnal Fakultas Teknik Sipil Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, 4–7.

Santosa, B., & Suryani, D. (2016). Pengaruh Penambahan Zeolit Dan Sikament-LN Terhadap Kuat Tekan Beton. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 6(August), 128.

Saputro, Y. A., Rochmanto, D., Darmoko, W. S., Muhrodi, & Umam, K. (2022). Menentukan Proporsi Campuran Mortar yang Tepat dengan Pemanfaatan Limbah Fly Ash dan Bottom Ash Ditinjau dari Kuat Tekan. 5.

Sari, P. T. K. (2017). Pemanfaatan Penggunaan Fly Ash Dan Bottom Ash Sebagai Pozzolan Pada Binder Geopolymer. In Skripsi. https://repository.its.ac.id/2952/7/3115040616-Undergraduate-Theses.pdf

Setiawati, M. (2018). Fly ash sebagai bahan pengganti semen pada beton. Prodi Teknik Sipil , Universitas Muhammadiyah Palembang, 1–8.

Sulistio, A. V., Wahjudi, S., & Hardjito, D. (2015). Penggunaan Bottom Ash Sebagai Pengganti Agregat Halus Pada Mortar Hvfa. Jurnal Teknik Sipil, 5(2), 1–8.

Wenno, R., Wallah, S. E., & Pandaleke, R. (2014). Kuat Tekan Mortar Dengan Menggunakan Abu Terbang (Fly Ash) Asal Pltu Amurang Sebagai Substitusi Parsial Semen. Jurnal Sipil Statik, 2(5), 252–259.




DOI: https://doi.org/10.52447/jkts.v8i1.7147

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright@ Pusat Penelitian Fakultas Teknik

Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

 

Pengunjung