EDUKASI MITIGASI DAN RESILIENSI PEMULIHAN BENCANA BANJIR DALAM MENJAMIN KESIAPSIAGAAN JANGKA PANJANG MASYARAKAT DI JAKARTA UTARA

Angella Rosha Pangestu, Herlina Muzanah Zain, Yanuar Rahmadan

Abstract


Banjir merupakan bencana hidrometeorologi yang paling sering terjadi di wilayah perkotaan Indonesia dan menimbulkan dampak multidimensi. Jakarta Utara sebagai kawasan pesisir memiliki tingkat kerentanan banjir yang tinggi akibat kombinasi banjir rob, curah hujan ekstrem, degradasi lingkungan, dan kepadatan penduduk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kebencanaan dan memperkuat kesiapsiagaan jangka panjang melalui edukasi mitigasi dan resiliensi pemulihan banjir berbasis kolaborasi multipihak. Metode yang digunakan adalah webinar edukatif-partisipatif dengan melibatkan pemerintah (Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara), media (Metro TV), dan komunitas lingkungan (Teens Go Green). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai mitigasi banjir, peran media dalam agenda setting kebencanaan, serta pentingnya keterlibatan komunitas dan generasi muda. Kolaborasi lintas sektor terbukti efektif dalam membangun kesadaran kolektif dan mendorong perubahan paradigma dari penanganan reaktif menuju kesiapsiagaan jangka panjang. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan resiliensi sosial masyarakat dan dapat direplikasi sebagai model pengabdian masyarakat berbasis kolaborasi kebencanaan perkotaan

Keywords


mitigasi, banjir, resiliensi, kesiapsiagaan bencana, kolaborasi pemerintahan

Full Text:

PDF

References


Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2020). Rencana Nasional Penanggulangan Bencana 2020–2024. Jakarta: BNPB.

Hidayati, D., Pramono, R., & Lestari, E. (2023). Mitigasi non-struktural dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana banjir. Jurnal Mitigasi Bencana, 7(2), 89–101.

Intergovernmental Panel on Climate Change. (2022). Climate change 2022: Impacts, adaptation and vulnerability. Cambridge: Cambridge University Press.

Jurnal Pengabdian Sosial. (2023). Peran media dan komunitas dalam edukasi kebencanaan berbasis pengabdian masyarakat. Jurnal Pengabdian Sosial, 4(2), 89–101. https://ejournal.jurnalpengabdiansosial.com/index.php/jps/article/view/837

Kurniawan, A., & Sari, M. (2023). Peran media dalam peningkatan literasi kebencanaan masyarakat perkotaan. Jurnal Pengabdian Sosial, 4(2), 89–101.

Mardiasmo. (2018). Otonomi dan manajemen keuangan daerah. Yogyakarta: Andi Offset.

Pratama, R., Sari, D. P., & Wibowo, A. (2023). Kolaborasi multipihak dalam pengurangan risiko banjir perkotaan. Inomatec: Journal of Innovation and Technology, 5(1), 45–56. https://portalpublikasi.com/index.php/inomatec/article/view/916/793

Putra, I. M. A., Suryani, N. M. A., & Widnyana, I. M. (2024). Penguatan mitigasi bencana banjir berbasis masyarakat di wilayah perkotaan. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Sosial (JIIS), 13(1), 45–58. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JIIS/article/view/83653/31249

Rahman, A., Nugroho, R., & Wicaksono, B. (2022). Resiliensi masyarakat dalam menghadapi bencana banjir perkotaan. Jurnal Pengembangan Wilayah dan Kota, 18(2), 123–134. https://journal.ipb.ac.id/jupe/article/view/46001/26078

Suryanto, T., & Nugroho, H. (2023). Mitigasi dan resiliensi banjir: Peran pemerintah, media, dan komunitas masyarakat. Jakarta: Penerbit Akademik Nasional.

Tierney, K. (2014). The social roots of risk: Producing disasters, promoting resilience. Stanford, CA: Stanford University Press.

UNDRR. (2015). Sendai framework for disaster risk reduction 2015–2030. Geneva: United Nations Office for Disaster Risk Reduction.




DOI: https://doi.org/10.52447/pandawa.v4i2.9302

Refbacks

  • There are currently no refbacks.