PERAN BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK JAKARTA UTARA DALAM PEMBINAAN ORGANISASI KEMASYARAKATAN MELALUI KEGIATAN

Alvionita Safitri Anwar Awi

Abstract


Organisasi kemasyarakatan (ormas) merupakan wadah partisipasi masyarakat yang memiliki peran strategis dalam kehidupan demokrasi, khususnya dalam menyalurkan aspirasi publik, menjaga persatuan, serta mendukung stabilitas sosial dan politik. Dalam konteks tersebut, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) sebagai perangkat daerah memiliki tanggung jawab penting dalam melakukan pembinaan terhadap ormas agar keberadaannya tetap sejalan dengan nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta kepentingan umum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kesbangpol Kota Administrasi Jakarta Utara dalam pembinaan organisasi kemasyarakatan melalui berbagai kegiatan yang diselenggarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi terhadap kegiatan pembinaan ormas yang dilaksanakan oleh Kesbangpol Jakarta Utara, seperti seminar, sosialisasi, rapat koordinasi, dan forum diskusi. Analisis data dilakukan secara kualitatif deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini juga menggunakan teori pemberdayaan masyarakat (community empowerment) sebagai kerangka analisis untuk memahami pembinaan ormas sebagai proses peningkatan kapasitas dan partisipasi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kesbangpol Jakarta Utara menjalankan perannya secara aktif dan konkret dalam pembinaan organisasi kemasyarakatan melalui pendekatan edukatif, partisipatif, dan dialogis. Kesbangpol berperan sebagai fasilitator, regulator, dan mediator dalam meningkatkan pemahaman ormas terhadap regulasi, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta mencegah potensi konflik sosial. Pembinaan tersebut berdampak pada meningkatnya komitmen ormas dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat serta partisipasi aktif dalam mendukung program pembangunan daerah. Ditinjau dari perspektif pemberdayaan masyarakat, pembinaan yang dilakukan telah meningkatkan kapasitas sosial dan kesadaran kolektif ormas, meskipun tingkat kemandirian struktural dan keterlibatan dalam pengambilan keputusan strategis masih terbatas. Dengan demikian, pembinaan organisasi kemasyarakatan oleh Kesbangpol Jakarta Utara tidak hanya berfungsi sebagai upaya pengawasan administratif, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat yang berkontribusi dalam memperkuat tata kelola pemerintahan daerah yang partisipatif dan menjaga stabilitas sosial di wilayah Jakarta Utara.


Keywords


Oganisasi Kemasyarakatan; Kesbangpol; Pembinaan Ormas; Pemberdayaan Masyarakat; Jakarta Utara

Full Text:

PDF

References


Burhannudin Al-Butary, A. S. (2022). Peran Ekonomi Ormas Islam di Indonesia, Sebuah Studi Literatur. El-Amwal: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah 5(1), 17-37.

Dewi, L. K. (2024). Pembinaan dan Pengawasan Organisasi Kemasyarakatan oleh Badan Kesbangpol dib Provinsi Lampung. Jurnal Stie Bengkulu: Commite to Administration for Education Quality, 10(1), 97-106.

Fadillah, R. S. (2025). Evaluasin Program Pemberdayaan dan Pengawasan Melalui Kegiatan Safari Ormas oleh Badan Kesbangpol Bandung. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 22(2).

Ife, J. &. (2008). Community Development: Community-based Alternatives in an Age of Globalisation (3rd ed). Sydney: Pearson Education Australia.

Ihsan, H. N. (2025). Pengaruh Pelaksanaan Kebijakan Pembinaan Ormas Terhadap Manajamen Pembinaan Ormas. Jurnal Publik, 16(1), 1-12.

Meleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

News, A. (2025, Mei 22). Ormas Jakarta Utara Diminta Beri Kontribusi Atasi Persoalan Kota. Diambil kembali dari ANTARA News.

Santoso, C. W. (2015). Urgensi Pengawasan Organisasi Kemasyarakatan oleh Pemerintah. Jurnal Bina Praja.

Simatupang, M. A. (2023). Dinamika Komunikasi Kesbangpol dan Ormas Islam dalam Membangun Kesadaran Kebangsaan di Kota Medan. Islam & Contemporary Issues.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.




DOI: https://doi.org/10.52447/pandawa.v4i2.9575

Refbacks

  • There are currently no refbacks.