UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK METANOL DAN FRAKSI ETILASETAT DAUN KETEPENG CINA (Casia alata L)

Nurlansi Nurlansi

Abstract


Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas senyawa antibakteri yang terdapat  pada ekstrak metanol dan fraksi etilasetat daun ketepeng cina (Casia alata L). Jenis bakteri yang digunakan adalah: S. aureus dan B. cereus (bakteri Gran positif)  serta       E. coli dan S. typhi (bakteri Gram negatif). Dari hasil pengujian  yang  dilakukan  diketahui  bahwa aktivitas senyawa antibakteri  yang terkandung pada ekstrak metanol sampel pada konsentrasi  8 mg/mL memiliki daya hambat kuat terhadap pertumbuhan koloni   S. aureus dan  B. cereus dengan zona hambat masing-masing  sebesar 16,1 dan  11,0 mm. Pengujian menggunakan E. coli dengan zona hambat sebesar 10,6 mm; serta menghambat sedang  pertumbuhan koloni S. typhi dengan zona hambat sebesar 5,9 mm.  Kemudian untuk fraksi etilasetat pada konsentrasi yang sama juga  menunjukkan keaktifan sebagai senyawa antibakteri. Hasil pengujian yaitu menghambat kuat pertumbuhan koloni     S. aureus, B. cereus masing-masing dengan zona hambat sebesar 14,3 mm dan 18,1 mm dan menghambat sedang  pertumbuhan koloni bakteri  E. coli dan S. typhi dengan zona hambat masing-masing  sebesar 9,0 mm dan 5,7 mm

Kata Kunci:  Senyawa antibakteri, ekstrak metanol, fraksi etilasetat, Casia alata.

ABSTRACT

The aims of this research is to determine the activity of antibacterial of methanol extract and ethyl acetat of ketepeng cina leaves (Casia alata L.). The bacteria that was use in this determination are S. aureus and B. cereus (Positive gram bacteria). The results of this research showed that the activity of this methanol extract sample with cintentration 8 mg/ml has a strong inhibitory potency against the growth of S. aureus and B. cereus colony, with inhibitory zone of each are 16,1 and 11,0 mm, and for E.coli is 10,6 m, and S.thypi is 5,9 mm. At the same concentrationfor for ethyl acetat fraction was show antibacetria activity. The results of determination show there is a strong inhibitory potency against S. aureus, and B. cereus, with the inhibitory of each are 14,3 mm and 18,1 mm, and has moderate inhibitory potency against E. coli and S. thyphi with inhibitory zone of each are 9,0 mm dan 5,7 mm.

Keywords : antibacterial compound, methanol extract, ethyl acetat fraction,

Casi alata


Full Text:

PDF

References


Askira M. (2012). Acute Toxicity, Phytochemistry and Antibacterial Activity of Aqueous and Ethanolic Leaf Extracts of Cassia alata Linn. International Research Journal of Pharmacy, vol.3(6): 73-76.

Jawets, E. Melnik, J. L. And Adelberg, E.A. (2001). Mikrobiologi Kedokteran. Salembe Medika – Jakarta.

Kementerian Kesehatan & Kesejahteraan Sosial RI (2008). Inventaris tanaman obat Indonesia. Jakarta: Balitbang Kesehatan; vol 1 p. 25-66.

Khan, M.R., Kihara, M. and Omoloso, A.D. (2001). Antimicrobial activity of Cassia alata. Fitoterapia. 72: 561-564.

Page, D. S. (1981) Principles of Biological Chemistry. Willard Grant Press.

Saputra, S. (2014). Pemisahan senyawa anti bakteri dari daun ketepeng cina (Cassia alata L.), UHO - Kendari

Timothy, SY; Wazis, CH; Adati, RG and Maspalma, ID. (2012), Antifungal Activity of Aqueous and Ethanolic Leaf Extracts of Cassia Alata Linn. Journal of Applied Pharmaceutical Science, vol.2 (7) 182-185




DOI: https://doi.org/10.52447/inspj.v2i2.780

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright@ Pusat Penelitian Fakultas Farmasi

Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Online ISSN : 2502-8421

 

Pengunjung