Penyuluhan Penyakit Infeksi Cacing “Bye-bye Cacing! Perut Sehat, Tubuh Kuat, Belajar Jadi Hebat” di SDN Sunter Agung 01, Jakarta
Abstract
Penyakit cacingan, khususnya infeksi cacing kremi (Enterobius vermicularis) merupakan masalah kesehatan masyarakat signifikan di Indonesia, terutama pada anak usia sekolah dasar (SD) dari berbagai kelompok sosial ekonomi, dengan prevalensi 60-70% (Depkes RI, 2007). Infeksi ini menyebabkan pruritus nokturnal, gangguan tidur, masalah belajar, serta hambatan pertumbuhan dan perkembangan anak, dipengaruhi sanitasi buruk seperti kurangnya jamban sehat dan kontaminasi tanah (WHO, 2020). Metode kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan mengevaluasi keberhasilan penyuluhan pencegahan kecacingan pada 27 siswa SDN Sunter Agung 01, Jakarta, yaitu menggunakan metode kuantitatif pretest-posttest dengan 10 butir pertanyaan mencakup definisi, penyebab, gejala, dampak, dan pencegahan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan secara keseluruhan: pretest rata-rata 22,6 jawaban benar (83,7%), posttest 27,4 (99,3%), dengan perbaikan signifikan pada pemahaman risiko tanah (22→26 benar), alas kaki (16→24 benar), dan pencegahan cuci tangan (26→27 benar; 100%). Penyuluhan efektif meningkatkan pengetahuan, mendukung upaya pencegahan melalui edukasi dan perbaikan sanitasi.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Almaududi. 2025. Edukasi Pencegahan Cacingan Melalui Program PHBS pada Siswa Sekolah Dasar. Bengkulu: Universitas Bengkulu.
Azahra, Annisa Siti. 2026. Efektivitas Media Booklet dan Video terhadap Pengetahuan dan Perilaku PHBS pada Siswa Sekolah Dasar. Jakarta: Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.
Berhman, R.E., & Vaughan, V.C. 1983. Nelson Textbook of Pediatrics. Philadelphia: W.B. Saunders Company.
Celiksoz, A. 2010. “Effects of Enterobiasis on Children’s Health and Learning Achievement.” Journal of Pediatric Health, 15(2): 45–50.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2007. Pedoman Pengendalian Penyakit Cacingan. Jakarta: Depkes RI.
Hamalik, Oemar. 2021. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2017. Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Kecacingan. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2022. Pedoman Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Jakarta: Kemenkes RI.
Luthfiya, dkk. 2025. “Pengaruh Edukasi Interaktif terhadap Peningkatan Pengetahuan PHBS pada Anak Sekolah Dasar.” Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 20(1): 55–63.
Mayer, Richard. 2021. Multimedia Learning Theory. New York: Cambridge University Press.
Muller, R., & Wakelin, D. 2002. Worms and Human Disease. London: CAB International. Notoatmodjo, Soekidjo. 2021. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta:n Rineka Cipta.
Perdana, A., & Setya, H. 2010. “Prevalensi Enterobiasis pada Anak Sekolah Dasar di Indonesia.” Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 6(1): 21–27.
Pujiati. 2022. “Hubungan Higiene Personal dan Penggunaan Alas Kaki dengan Kejadian Kecacingan pada Anak Sekolah Dasar.” Semarang: STIKES HAKLI Semarang.
Rachma, Aulia Nur. 2025. Pengaruh Media Poster dan Video Edukasi terhadap Pengetahuan PHBS pada Siswa Sekolah Dasar. Jakarta: Universitas Respati Indonesia.
DOI: https://doi.org/10.52447/km.v6i1.9480
Refbacks
- There are currently no refbacks.

