LEMBAGA PEMASYARAKATAN TERBUKA SEBAGAI UPAYA MENGURANGI KAPASITAS PENGHUNI LAPAS

Abdul Gani

Abstract


Abstrak

 

 

Penelitian ini dilatar belakangi kondisi penghuni lapas yang melebihi kapasitas lapas dimana hal ini terjadi pada sebagaian besar lapas di Indonesia dan beberapa dari lapas tersebut telah mengalami kerusuhan. Kondisi ini sangat menghawatirkan karena dapat menimbulkan dampak yang lebih besar lagi. Dampak kelebihan kapasitas juga memiliki potensi besar untuk mengganggu proses pembinaan yang terjadi di dalam lapas, sehingga tujuan dari pembinaan untuk Narapidana menjadi tidak maksimal.

Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif, dimana jenis penelitian ini adalah deskriptis analitis bersifat deskriptif yang menggambarkan suatu peristiwa hukum dan di pihak-pihak mana yang hukum dan mana yang bukan hukum. Analisa data dilakukan dengan menganalisis data kualitatif. Penarikan kesimpulan dilakukan dengan logika berpikir deduktif-induktif.

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa over capacity terjadi karena laju pertumbuhan penghuni lapas tidak sebanding dengan sarana hunian lapas. Selain itu tampaknya terdapat berbagai faktor pendorong lain untuk terjadinya over capacity paradigma atau hukumnya itu sendiri yang cenderung berorientasi pada pidana institusional (penjara). Solusi over capacity Narapidana dalam lapas dalam upaya optimalisasi pembinaan Narapidana antara lain dengan beberapa upaya yang bersifat non institusional, berupa pidana bersyarat, pidana yang ditangguhkan, kompensasi, dan asimilasi keluar. Tujuan asimilasi adalah mempersiapkan Narapidana untuk kembali menjalani kehidupan bermasyarakat yang baik, sekaligus berupaya untuk mengurangi kelebihan kapasitas Lapas. Pelaksanaan asimilasi bagi narapidana di Lapas Terbuka Jakarta mengalami beberapa kendala di dalamnya, yaitu kesulitan mengurus prosedural asimilasi, kurangnya dana dan tenaga ahli, dan kurangnya pihak ketiga (swasta) untuk menampung Narapidana, dan adanya pengaruh buruk dari masyarakat terhadap Narapidana.

 

Kata kunci : over capacity, Narapidana, Asimilasi

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Achmad S. Soemadipraja. Sistem Pemasyarakatan di Indonesia. Jakarta : Binacipta. 1979.

Adi Sujatno, Buku Negara Tanpa Penjara, Jakarta, Gramedia, 1996.

Adi Sujatno, Sistem Pemasyarakatan Indonesia Membangun Manusia Mandiri, Jakarta : Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Departemen Hukum dan HAM RI, 2004.

Andi Hamzah dan Siti Rahayu, Suatu Tinjauan Ringkas Sistem Pemidanaan di Indonesia, Jakarta : Akademika Presindo, 1983.

Andi Hamzah, Hukum Acara Pidana Indonesia: Untuk Fakultas Hukum, Alumni, Bandung.

Andi Hamzah, Sistem Pidana dan Pemidanaan Indonesia, Jakarta : Pradya Paramita, 1993.

Atmasasmita, Strategi Pembinaan Pelanggar Hukum dalam Konteks Penegakan Hukum di Indonesia, (Jakarta, CV. Rajawali, 1982).

Bambang Purnomo, Pelaksanaan Penjara dengan Sistem Pemasyarakatan, Jakarta : Liberty, 1966.

Bambang Sunggono, Metodologi Penelitian Hukum, Jakarta : Rajawali Press, 2010.

Barda Nawawi Arief, Kapita Selekta Hukum Pidana tentang Sistem Peradilan Pidana Terpadu (Integrated Criminal Justice System), Semarang : UNDIP, 2011.

Barda Nawawi Arief, Kebijakan Legislatif dalam Penanggulangan Kejahatan, dengan Pidana Penjara, Yogyakarta : Genta Publishing, 2010.

Barda Nawawi Arief, Kebijakan Legislatif dalam Penanggulangan Kejahatan dalam Pidana Penjara, Disertasi, (Semarang, CV. Ananta, 1994).

Barda Nawawi Arief, Kebijakan Legislatif dengan Pidana Penjara, Semarang : Badan Penerbit UNDIP, 1996.

_________________, Reformasi Sistem Peradilan (Sistem Penegakan Hukum di Indonesia, Semarang : UNDIP, 2011.

Barnes & Teeters 1953. New Horizon in Criminology, Second Edition, New Delhi: Prentice Hall of India, 1984.

C. Harsono, Sistem Baru Pembinaan Narapidana, Jakarta : Jambatan, 1995.

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Tuned to The Rhythms of Society : The Correctional System of Indonesia, (Jakarta : Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Departemen Kehakiman, 1980).

Direktorat Jenderal Pemasyarkatan Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia RI 40 Tahun Pemasyarakatan Megnukir Citra Profesionalisme, (Jakarta : Ditjenpas, 2004).

Djisman Samosir, Fungsi Pidana Penjara dalam Sistem Pemidaan di Indonesia, Bandung : Bina Cipta, 1992.

Djisman Samosir, Fungsi Pidana Penjara dalam Sistem Pemidanaan di Indonesia Cetakan I, Bandung : Bina Cipta, 1992.

Djoko Prakoso, Hukum Penitensier di Indonesia, Yogyakarta : Liberty, 1998.

Djoko Prakoso, Sistem Pelaksanaan Pidana di Indonesia, Bandung : Refika Aditama, 2006.

Dwidja Privatno, Kebijakan Legislasi Tentang Sistem Pertanggungjawaban Pidana Korporasi di Indonesia. Bandung : Utomo. 2004.

Elizabeth Vorenberg dan James Vorenberg, Prison Condition in Indonesia An Asia Watch Report, (New York : Human Rights Watch, 1990).

Erlina Purnama Sari, Proses Penempatan Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Terbuka.

Geoffey Hazard Jr. Stanford Kadis:Encylopedia of Crime and Justice,Vol. 2, The Free Press-Mcmilan Company, 1989.

George B. Vold Thomas J. Bernard. Theoritical Criminology. Third Edition, New York: Oxford University Press,, 1986.

Gunakaya, Sejarah dan Konsepsi Pemasyarakatan, (Bandung, Armico, 1988).

H.R. Soegondo, Sistem Pembinaan Napi, Yogyakarta : Insania Citra, 2006.

Hamja, Pemberdayaan Lembaga Pemasyarakatan Terbuka sebagai Wujud Pelaksanaan Comuunity Based Corrections di dalam Sistem Peradilan Pidana di Indonesia. Deepublish, Yogyakarta 2015.

J.E. Sahetapy, Suatu Studi Khusus Mengenai Ancaman Pidana Mati terhadap Pembunuhan Berecana, Jakarta : Rajawali Press, 1992.

Jhonny Ibrahim, Teori dan Metodologi Penelitian Hukum Normatif, Malang : UMM Press, 2001.

John Harding, Victims and Offenders Needs and Responsibilities. Bedford Square PressNCVO, 1982.

Kartasapoetra dan Widyaningsih (1982:52), yang dikutip Barus, Dampak Pemenjaraan dalam Pelaksanaan Sistem Pemasyarakatan, (Jakarta, 2004).

Kuper dan Kuper, Ensiklopedi Ilmu-Ilmu Sosial, (Jakarta, Jayabaya University Press, 2000).

L. Orlando, Justice, Punishment, Treatment, The Correctional Process, The Free Press, 1995.

Lukas Kurniawan, Proses Pembinaan Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Jakarta, Depok : Skripsi UI, 2006.

M. Sholehuddin, Sistem Sanksi dalam Hukum Pidana : Ide Dasar Double Track System dan Implementasinya, Jakarta : Raja Grapindo Persada, 2003.

Made Darma Weda, Kronik dalam Penegakan Hukum Pidana, Jakarta : Guna Widya, 1999.

Mien Rukmini, Makna dan Pengaturan Asas Praduga Tak Bersalah Hubungannya dengan Asas Persamaan Kedudukan dalam Hukum Berdasarkan Pasal 27 ayat (1) UUD 1945 Pada Sistem Peradilan Pidana Indonesia, UNPAD, Bandung.

Muladi & Barda Nawawi Arief, Teori-teori dan Kebijakan Pidana. Bandung: Alumni.

Muladi, Kapita Selekta Sistema Peradilan Pidana, Semarang : Badan Penerbit UNDIP, 1995.

______, Lembaga Pidana Bersyarat, Bandung : 1985.

Muladi, Sistem Peradilan Pidana Indonesia, Citrabaru, Jakarta, 1994.

______, “Proyeksi Hukum Materiil Indonesia di masa Datang”, Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar Dalam Ilmu Hukum Pidana, Fakultas Hukum Undip, Semarang, 1990.

Petrus Irwan Panjaitan dan Chairijah, Pidana Penjara dalam Perspektif Penegak Hukum, Masyarkata dan Narapidana, Jakarta : IHC, 2008.

Petrus Irwan Panjaitan dan Pandipatan Simorangkir., “Lembaga Pemasyarakatan Dalam Prespektif Sistem Peradailan Pidana Penjara”, Pustaka Sinar Harapan, Jakarta, 1995.

Prijatno Dwidjaja, Sistem Pelaksanaan Pidana Penjara di Indonesia, Refika Aditarma, Bandung, 2006.

Radzinowicz dan Wolfgang, Crime and Justice, (New York, Basic Book Publish 1977.

Rahardi Ramelan, Cipinang Desa Tertinggal. Jakarta : Republika, 2008.

Ratno Lukiito, Tradisi Hukum Indonesia : Disertasi Postcript oleh Pranoto Iskandar, (Ciaanjur : The Institute for Migrant Right Press, 2012.

Reading, Hugo, Dictionary of Social Science, (Jakarta, CV. Rajawali Press, 1986).

Richard D. Schwartz & Jerome H. Skolnick, The Stigma of “Ex-Con” and the Problem of Reintegration, dalam: Corrections Roblem and Prospects, Prentice Hall, Inc., Englewood Cliffs, New Jersey, 1975.

Roger Hood and Rchard Sparks. Key Issues in Criminology, London: World University Library, 1978.

Romli Atmasasmita, Dari Pemenjaraan ke Pembinaan Narapidana, Bandung : Alumni 1975.

____________________, Kepenjaraan Dalam suatu Bunga Rampai. Bandung: Armico, 1983.

_____________________, Sistem Peradilan Pidana Indonesia, Putra Bardin, Jakarta, 1996.

_________________, Sistem Peradilan Pidana Kontemporer, Jakarta : Kencana, 2011.

Romli Atmasasmita, Sistem Peradilan Pidana Perspektif Eksistensi dan Abolisionisme, Bandung: Bina Cipta, 1996.

_________________, Strategi Pembinaan Pelanggar Hukum dalam Konteks Penegakan Hukum di Indonesia, Bandung: Alumni, 1982.

Ronny H. Soemitro, Metodologi Penelitian Hukum, Jakarta : Ghalia, 1982.

Rusli Muhammad, Sistem Peradilan Pidana Indonesia, Yogyakarta : UII Press, 2011.

Russ Immarigeon, “The Impact of Resstorative Justice Sanctions on the Lives and Mall-Being of Crime Victims: A Review of the International Literature” in Restorative Juvenile Justice: Repairing the Harm of Youth Crime, edited by Gordon Bazemore and Lode Walgrave. Monsey, NY: Criminal Justice Press, 1999.

Sahardjo, Pohon Beringin Pengayoman, Rumah Pengayoman Sukamiskin, Bandung : Tanpa Penerbit, 1963.

Sarlito Wirawan Sarwono, Psikologi Lingkungan, Jakarta : Gramedia, 1992.

Saroso dalam Mardjono Reksodiputro, Strategi Pembinaan Narapidana dalam konteks Tujuan Pemidanaa, Seminar Nasional Pemasyarakatan Fakultas Hukum UII, Yogyakarta, 24 Juli 1995.

Satjipto Rahardjo, Ilmu Hukum, Citra Aditya Bakhti, Bandung, 2000.

Soerjono Soekanto dan Sri Mamudji, Penelitian Hukum Normatif, Jakarta : Raja Grapindo Persada, 2004.

Soerjono Soekanto, Penegakan Hukum, Jakarta : Bina Cipta, 1983.

Soerjono Soekanto, Pengantar Penelitian Hukum, Jakarta : UI Press, 2005.

__________________, Pengantar Penelitian Hukum, Jakarta : UI Press, 2001.

Suharjo, Pohon Beringin Pengayoman, Rumah Pengayoman Sukamiskin, Bandung : tanpa Penerbit, 1963.

Sunaryo dan Ajen Dianawati, Tanya Jawab Seputar Hukum Pidana, Cet. Ke-3, (Jakarta : Transmedia Pusaka, 2010).

Suyanto, Seluk Beluk Pemasyarakatan, disusun dalam rangka kegiatan proyek hukum BPHN Departemen Kehakiman RI, 1981.

Sykes dan Messinger, yang dikutip Sue Titus Reid, Crime and Criminology, Illionis. (The Dryden Press. 1976).

Tappan Paul W, Contemporary Correction, (New York, Toronto, Toronto London Mc. Graw Hill Book Company 1951).

Tony Marshall, Restorative Justice: An Overview. London: Home Office Research Development and Statistics Directorate, 1999.

Weda, Kriminologi, (Jakarta, PT. Raja Grafindo Persada,1996).

Yesmil Anwar dan Adang, Pembaharuan Hukum Pidana : Reformasi Hukum, Jakarta : Gramedia Widiasarana Indonesia, 2008.

Yesmil Anwar dan Adang, Sistem Peradilan Pidana, Widya Padjadjaran, Bandung, 2009.

Zulkarnain, Praktik Peradilan Pidana, Malang : In-Trans, 2007.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright @ Pusat Penelitian Fakultas Hukum

Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

ISSN Online : 2477-5754

Pengunjung