PERLINDUNGAN HAK EKONOMI PRODUSER FONOGRAM TERHADAP PEMBAJAKAN MUSIK DAN LAGU-LAGU ASING DI INDONESIA

Binsar P Sihotang

Abstract


Abstract

 

One form of copyright and neighbouring rights infringement is "piracy" or reproduction of a copyright or intellectual work of recording music and songs in the form of tapes, CDs, VCDs and DVDs without permission and giving rewards to the creator or copyright holder, aiming at commercial violating Article 8 and Article 9 of Law No. 28 of 2014 concerning Copyright). Piracy of music recordings and songs must be anticipated because developed countries will sue Indonesia through a panel of the World Trade Organization (WTO) since the intellectual property authorities who are generally developed countries such as the United States will look for ways to protect their intellectual property rights of their citizens. It needs to be stressed, the duty of the government to enforce the related rights and then the Collecting Society which is carried out by the creators or record producers, then the performance of the institution cannot be separated from the responsibility of the government.

 

Keywords: Economic Rights, Fonogram, Music.

 

Intisari

 

Salah satu bentuk pelanggaran hak cipta dan hak terkait adalah “pembajakan” atau perbanyakan suatu karya cipta atau karya intelektual rekaman musik dan lagu–lagu baik dalam bentuk kaset, CD, VCD dan DVD tanpa izin dan memberi imbalan kepada pencipta atau pemegang hak cipta, bertujuan komersial yang melanggar Pasal 8 dan Pasal 9 Undang-Undang No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta). Pembajakan rekaman musik dan lagu–lagu harus diantisipasi karena negara maju akan menuntut Indonesia melalui panel World Trade Organization (WTO) karena penguasa hak milik intelektual yang umumnya negara maju seperti Amerika Serikat akan mencari cara untuk melindungi hak kekayaan intelektual warga negaranya. Perlu ditegaskan, tugas pemerintah untuk menegakkan hak terkait dan kemudian berdiri Collecting Society yang dilaksanakan kalangan pencipta atau produser rekaman, maka kinerja lembaga itu tidak boleh lepas dari tanggung jawab pemerintah.

 

Kata Kunci: Hak Ekonomi, Fonogram, Musik.

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Djumhana, Muhammad., Djubaedillah, R., Hak Milik Intelektual, Sejarah, Teori dan Praktiknya di Indonesia, Citra Aditya Bakti, Bandung, 2014.

Jened, Rahmi, Hukum Hak Cipta (Copyright’s Law), Citra Aditya Bakti, Bandung, 2014.

Christiawan, R. (2017). HARMONISASI PENDEKATAN ECONOMIC ANALYSIS OF LAW DAN PENDEKATAN KONSERVASI PADA REGULASI PEMANFAATAN LAHAN GAMBUT DI INDONESIA. Era Hukum-Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum, 15(2).

Mustaqim, M. (2018). PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEMEGANG SAHAM MINORITAS PADA PERSEROAN TERBATAS TERTUTUP DALAM RANGKA PENGENDALIAN PERUSAHAAN SEBAGAI UPAYA UNTUK MEWUJUDKAN KEADILAN BERDASARKAN PANCASILA. JURNAL HUKUM STAATRECHTS, 1(1).

Saidin, Aspek Hukum Hak Kekayaan Intelektual (Intellectual Property Rights), RajaGrafindo Perkasa, Jakarta, 2015.

Suryo Utomo, Suryo, Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di Era Global, Sebuah Kajian Kontemporer, Graha Ilmu, Yogyakarta, 2010.

Tanu Atmadja, Hendra, Perlindungan Hak Cipta Musik atau Lagu, Hatta International, Jakarta, 2004.

Undang-Undang No. 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta.

Yustanti, DY. (2018). Perlindungan Hukum Bagi Jasa Pengurusan Transportasi (PJPT) sebagai Pengangkut Dalam Rangka Pengembangan Hukum Nasional. Jurnal Ius Constitutum Vol.1 No.2 Tahun 2018, hlm. 19.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright @ Pusat Penelitian Fakultas Hukum

Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

ISSN Online : 2477-5754

Pengunjung