Jaringan Aktor Ulama dan Media Massa dalam Dinamika Politik Indonesia 1901–1998: Analisis Actor-Network Theory

Nanang Mizwar Hasyim, Nitra Galih Imansari

Abstract


Abstraksi

Dinamika politik Indonesia tidak dapat dipahami secara utuh tanpa menelusuri jaringan relasional antara ulama dan media massa sebagai aktor kunci dalam setiap fase perubahan politik. Berbeda dari kajian terdahulu yang cenderung menempatkan keduanya secara dikotomis, penelitian ini menggeser pendekatan tersebut dengan melihat ulama dan media massa sebagai bagian dari formasi jaringan yang saling terhubung. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana jaringan tersebut dibentuk, dipertahankan, dan ditransformasikan dalam dinamika politik Indonesia sejak masa pra-kemerdekaan hingga Orde Baru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode historis berbasis literatur artikel ilmiah melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Data yang bersumber dari artikel jurnal dan publikasi akademik dianalisis menggunakan kerangka Teori Aktor Jaringan atau Actor-Network Theory (ANT) yang dipadukan dengan teknik analisis Miles dan Huberman.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ulama dan media massa tidak beroperasi sebagai entitas yang terpisah, melainkan membentuk jaringan aktor yang bersifat simbiotik, non-hierarkis, dan dinamis melalui empat tahapan ANT, yaitu problematisasi, interessement, enrolment, dan mobilisasi. Karakter jaringan tersebut bervariasi pada setiap periode: bersifat revolusioner pada masa pra-kemerdekaan, ideologis pada masa Orde Lama, serta adaptif dan defensif namun tetap resilien pada masa Orde Baru. Temuan ini menegaskan bahwa dinamika politik Indonesia lebih tepat dipahami melalui perspektif jaringan aktor yang melibatkan interaksi kompleks antara aktor manusia dan non-manusia, sebagaimana terepresentasi dan terartikulasikan dalam literatur ilmiah, sehingga menghasilkan implikasi politik yang signifikan.

 

Kata Kunci: Jaringan Aktor, Ulama, Media Massa, Dinamika Politik, Actor-Network Theory, Indonesia

 

 


References


DAFTAR PUSTAKA

Abdurrahman, A. (2009). Fenomena Kiai dalam Dinamika Politik: Antara Gerakan Moral dan Politik. KARSA Journal of Social and Islamic Culture, 25–34. https://doi.org/10.19105/karsa.v15i1.111

Ahmad, J. (2022). Analisis Keberhasilan Resolusi Jihad Nahdlatul Ulama (NU) Dalam Perjuangan Kemerdekaan Republik Indonesia. Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab Dan Dakwah, 4(1), 93–110. https://doi.org/10.32939/ishlah.v4i1.176

Anom, E. (2013). Regulasi dan Kebijakan Media Cetak di Indonesia Masa Zaman Penjajahan. KOMUNIKOLOGI: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 10(2). https://doi.org/10.47007/jkomu.v10i2.132

Anom, E., & Waluyo, D. (2011). Model dan Sistem Mengontrol Media di Indonesia (dari Perspektif Sejarah). Masyarakat Telematika dan Informasi, 2(1), 27–44.

Araniri, N., Professor, Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon, Indonesia, Asmuni, A., Professor, Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon, Indonesia, Djubaedi, D., & Professor, Institut Agama Islam Negeri Syekh Nurjati Cirebon, Indonesia. (2023). The Role of Ulama for Developing Tolerant Islamic Education in Majalengka Regency’s Multicultural Society. International Journal of Social Science and Human Research, 06(05). https://doi.org/10.47191/ijsshr/v6-i5-19

Armansyah, Y. (2017). Dinamika Perkembangan Islam Politik di Nusantara: Dari Masa Tradisional Hingga Indonesia Modern. FOKUS Jurnal Kajian Keislaman Dan Kemasyarakatan, 2(1), 27. https://doi.org/10.29240/jf.v2i1.149

Arnus, sri H. (2015). Jejak Perkembangan Sistem Pers Indonesia. Al-MUNZIR, (1), 106–116. https://doi.org/10.31332/am.v8i1.770

Ashaf, A. F. (2006). Perlawanan Pers Islam pada Masa Orde Baru. Mediator: Jurnal Komunikasi, 7(1), 1–14. https://doi.org/10.29313/mediator.v7i1.1212

Aspinall, E., Mietzner, M., & Institute of Southeast Asian Studies (Eds.). (2010). Problems of democratisation in Indonesia: Elections, institutions, and society. Institute of Southeast Asian Studies. Indonesia Update Conference.

Baihaqi, W. (2019). Pengaruh Islam Terhadap Kekuasaan Politik di Indonesia. ALQALAM, 22(1), 1. https://doi.org/10.32678/alqalam.v22i1.1437

Barton, G., Yilmaz, I., & Morieson, N. (2021). Authoritarianism, Democracy, Islamic Movements and Contestations of Islamic Religious Ideas in Indonesia. Religions, 12(8), 641. https://doi.org/10.3390/rel12080641

Cahyani, M. G. (2023). Sejarah perkembangan pers dan pemanfaatan museum pers nasional sebagai media pembelajaran sejarah masa pergerakan nasional. JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah, 3(1), 27–39. https://doi.org/10.22437/jejak.v3i1.24651

Callon, M. (1984). Some Elements of a Sociology of Translation: Domestication of the Scallops and the Fishermen of St Brieuc Bay. The Sociological Review, 32(1_suppl), 196–233. https://doi.org/10.1111/j.1467-954X.1984.tb00113.x

Creswell, J. W. (2017). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (Third edition). SAGE Publications.

Djaelani;, A. Q. (1994). Peran Ulama dan santri Dalam Perjuangan Politik Islam di Indonesia. PT.Bina Ilmu. (Surabaya- Jawa Timur). //pustaka.nu.or.id%2Findex.php%3Fp%3Dshow_detail%26id%3D2167%26keywords%3D

Efendi, A. (2020). Perkembangan Pers di Indonesia. Alprin.

Effendi, M. R. (2003). Pemikiran Politik Islam di Indonesia: Antara Simbolistik dan Substantivistik (Kajian PRA, Masa, dan Pasca Orde Baru). Mimbar: Jurnal Sosial dan Pembangunan, 19(1), 89–105.

Effendi, M. R. (2023). Pemikiran Politik Islam di Indonesia: Antara Simbolik dan Subtantivistik (Kajian Pra, Masa, dan Pasca Orde Baru). Al-Mimbar, XIX(1).

Effendy, B. (n.d.). Islam and the State in Indonesia | ISEAS Publishing. Retrieved June 4, 2025, from https://bookshop.iseas.edu.sg/publication/235

Effendy, B. (2003). Islam and the state in Indonesia. Institute of Southeast Asian Studies.

Fealy, G., Institute of Southeast Asian Studies, & White, S. (Eds.). (2008). Expressing Islam: Religious life and politics in Indonesia. Institute of Southeast Asian Studies.

Gorman, G. E., & Clayton, P. (2004). Qualitative Research for the Information Professional: A practical handbook (1st ed.). Facet. https://doi.org/10.29085/9781856047982

Hamdan, H. (2019). Dialektika Wacana Islam dan Politik. MITZAL (Demokrasi, Komunikasi dan Budaya) : Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi, 2(1). https://doi.org/10.35329/mitzal.v2i1.263

Hasyim, S. (2023). The shariatisation of Indonesia: The politics of the Council of Indonesian Ulama (Majelis Ulama Indonesia, MUI). Brill. https://doi.org/10.1163/9789004534896

Hidayat, A. (2019). Nahdlotul Ulama Pada Masa Pemerintahan Presiden Soekarno (1945-1966). Herodotus: Jurnal Pendidikan IPS, 2(3), 272–282. https://doi.org/10.30998/herodotus.v2i3.9217

Hidayat, D. N. (Ed.). (2000). Pers dalam “Revolusi Mei”: Runtuhnya sebuah hegemoni. Gramedia Pustaka Utama.

Hidayatulloh, T., & Saumantri, T. (2023). The Harmony of Islam and Pancasila in Religious Discourse in Indonesia. Jurnal Studi Sosial Keagamaan Syekh Nurjati, 3(1), 1–25. https://doi.org/10.24235/sejati.v3i1.36

Hill, D. T. (1994). The press in New Order Indonesia. University of Western Australia Press in association with Asia Research Centre on Social, Political and Economic Change, Murdoch University.

Hutagalung, I. (2013). Dinamika Sistem Pers di Indonesia. Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 2(2), 156–163. https://doi.org/10.14710/interaksi.2.2.156-163

Imron. (2020). Pembredelan Pers Pada Masa Pemerintahan Orde Baru Dan Relevansinya Bagi Mata Kuliah Sejarah Indonesia Mutakhir. Candi: Jurnal Pendidikan Dan Penelitian Sejarah, 13(1), 143–159.

Imron, R. (Corresponding A. (2022). From Political Parties to Cultural Organizations: Indonesian Islamic Movements during the New Order. Journal of Al-Tamaddun, 17(1), 43–53. https://doi.org/10.22452/JAT.vol17no1.4

Indrawati. (2018). Transformasi Peran Ulama Indonesia Pada Era Indonesia Modern: Dari Orde Baru ke Orde Reformasi. Tadrisuna : Jurnal Pendidikan Islam Dan Kajian Keislaman, 1(1), 16–32.

Jainuddin, J. (2019). Islam dan Politik Orde Lama: "Dinamika Politik Islam Paska Kolonial Sejak Kemerdekaan Sampai Akhir Kekuasaan Soekarno. SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah Dan Hukum, 3(2), 225–243. https://doi.org/10.52266/sangaji.v3i2.470

Kuntowijoyo, P. D. (2005). Pengantar ilmu sejarah. Bentang Pustaka.

Kusuma, A. P. (2020). Relasi Ulama dan Penguasa Masa Kolonialisme. JURNAL INDO-ISLAMIKA, 8(2), 126–134. https://doi.org/10.15408/idi.v8i2.17562

Latief, H. (2003). The Reinvigoration of Pesantren: The Social and Political Role of Kyai and Ulama in the Dutch Colonial Era. Millah, 3(1), 66–75. https://doi.org/10.20885/millah.vol3.iss1.art4

Lavan, Y. O. (2021). Implementation of Islamic Values in Indonesia Political Dynamics. Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 53–66. https://doi.org/10.34001/intelegensia.v9i1.2042

Lukmantoro, T. (2012). Peran Komunikasi Dalam Demokratisasi. FORUM, 40(1), 51–56.

Lune, H., & Berg, B. L. (2017). Qualitative research methods for the social sciences (Ninth edition, global edition). Pearson.

Martini, R. (2014). Analisis peran dan fungsi pers sebelum dan sesudah reformasi politik di Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial, 13(2), 1–9.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (Edition 3). Sage.

Mustika, R. (2018). Inovasi Teknologi Portal Intranet Kominfo: Perspektif Actor Network Theory. Jurnal Komunikasi Indonesia, 4(1), 38–47. https://doi.org/10.7454/jki.v4i1.8877

Nasri’ah, A. (2024). Potensi materi gerakan modern islam di indonesia awal abad ke-20 sebagai literatur penunjang buku teks / Ayisatun Nasri’ah [Diploma, Universitas Negeri Malang]. https://repository.um.ac.id/418975/

Padmo, S. (2012). Gerakan Pembaharuan Islam Indonesia dari masa ke masa: Sebuah pengantar. Humaniora, 19(2), 151–160. https://doi.org/10.22146/jh.899

Peranginangin, I. F. D., Lubis, P. R., & Batubara, M. Q. (2025). Dinamika Media Massa dan Perubahan Sosial di Indonesia. Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi Dan Sosial, 9(2), 58. https://doi.org/10.30829/komunikologi.v9i2.26943

Perdana, Y., & Pratama, R. A. (2022). Sejarah pergerakan nasional Indonesia (Cetak I). Penerbit Lakeisha.

Qisthi Faradina Ilma Mahanani, Mega Alif Marintan, Irma Ayu Kartika Dewi, & Fuadi, M. A. (2022). Islam and Politics Indonesia (Historical Perspective). Al-Isnad: Journal of Islamic Civilization History and Humanities, 3(1), 61–69. https://doi.org/10.22515/isnad.v3i1.5395

Ramadhani, N., Adiputri, C., & Febriani, I. (2024). Growth of Religious Organizations during Indonesia’s National Recovery Period. Holistic Science, 4(1), 133–136. https://doi.org/10.56495/hs.v4i1.558

Rasyid, M. N. (2019). Kapasitas ulama dalam bernegara. Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(1), 590–597. https://doi.org/10.32505/ikhtibar.v6i1.601

Rizha, F. (2018). Komunikasi politik dan politik media massa di Indonesia. AT-TANZIR: JURNAL ILMIAH PRODI KOMUNIKASI PENYIARAN ISLAM, 1–8.

Rosyid, M. (2015). Membingkai Sejarah Pers Islam di Tengah Terpaan Era Digital. 1(1), 1–18. https://doi.org/10.21043/at-tabsyir.v1i1.453

Safarudin, R., Zulfamanna, Z., Kustati, M., & Sepriyanti, N. (2023). Penelitian Kualitatif. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(2), 9680–9694.

Sayes, E. (2014). Actor–Network Theory and methodology: Just what does it mean to say that nonhumans have agency? Social Studies of Science, 44(1), 134–149. https://doi.org/10.1177/0306312713511867

Setiawan, A. M., Hasanah, U., & Nabilla. (2022). Jaringan Ulama: Penyebaran dan Pembaharuan Pendidikan Islam di Nusantara. Islamic Education, 2(2), 6–13. https://doi.org/10.57251/ie.v2i2.380

Siti Marwiyah. (2022). Dinamika Politik Teori Komtemporer. http://repository.upm.ac.id/4000/1/DINAMIKA%20POLITIK%20TEORI%20KONTEMPORER%20%28alisya%29.docx.pdf

Sujati, B. (2019). Peran Ayatullah Khomeini dalam Revolusi Islam di Iran 1979. Rihlah: Jurnal Sejarah Dan Kebudayaan, 7(1), 13–29. https://doi.org/10.24252/rihlah.v7i1.7756

Triwardani, R. (2013). Pembreidelan Pers di Indonesia dalam Perspektif Politik Media. Jurnal ILMU KOMUNIKASI, 7(2). https://doi.org/10.24002/jik.v7i2.191

Wahid, S. H., Kususiyanah, A., & Abdullah, F. (2025). Strengthening the Trust and Authority of Fatwa Institutions in the Digital Era: Lessons from Indonesia. Journal of College of Sharia and Islamic Studies, 43(2). https://doi.org/10.29117/jcsis.2025.0425

Widiyanta, D., & Miftahuddin, M. (2024). Nasionalisme Indonesia Dalam Perubahan Masa Reformasi dan Tantangan Globalisasi. MOZAIK Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Dan Humaniora, 14(2), 196–208. https://doi.org/10.21831/mozaik.v14i2.65836

Yatmin, Andyastuti, E., Lestariningrum, A., & Sumarwoto, M. I. Z. I. (2023). Instilling Nationalist Values from an Early Age Through the History of the Struggle of Indonesian Heroes. International Journal of Educational Research Excellence (IJERE), 2(2), 564–576. https://doi.org/10.55299/ijere.v2i2.713

Yudi Rusfiana & Ismail Nurdin. (2017). Dinamika Politik Kontemporer. Alfabeta. http://eprints.ipdn.ac.id/2475/1/BUKU%20-%20DINAMIKA%20POLITIK%20KONTEMPORER.pdf

Zulianto, A., Atmaja, H. T., & Suharso, R. (2016). Perkembangan Persurat Kabaran Suara Merdeka di Semarang Tahun 1950-2005. Journal of Indonesian History, 5(1). https://journal.unnes.ac.id/journals




DOI: https://doi.org/10.52447/promedia.v12i1.9493

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Sinta Google Scholar Garuda BASE
Mendeley iThenticate ISSN Crossref
Dimensions APJIKI ISKI